Tim PMMD ITK Dampingi UMKM "Salak Handayani" KM 21: Tingkatkan Daya Saing Lewat Rebranding dan Digitalisasi

  • Ketua Pengabdian: Himawan Wicaksono, S.ST., M.T.
  • Tahun Pengabdian: 2025

Deskripsi

Balikpapan – Institut Teknologi Kalimantan (ITK) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali terjun langsung membantu pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Kali ini, Tim Program Mahasiswa Mengabdi Desa (PMMD) kelompok N3 melakukan pendampingan intensif kepada mitra UMKM "Salak Handayani" di kawasan Karang Joang, Balikpapan Utara.

 

Program yang mengusung tema "Meningkatkan Daya Saing Salak Pondoh Melalui Rebranding dan Pengembangan Pada Kemasan" ini diketuai oleh Himawan Wicaksono, S.ST., M.T. (Dosen Teknik Logistik) bersama anggota tim dosen Mifta Nur Farid, S.T., M.T. (Dosen Teknik Elektro), serta melibatkan delapan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu. Kegiatan yang berlangsung sejak April hingga Juni 2025 ini melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu. Sebanyak delapan mahasiswa diterjunkan langsung ke lapangan, yaitu Mochammad Irfan (Rekayasa Keselamatan), Frans Natanel Sinaga dan Fikry Rayhan Haryudhanto (Teknik Mesin), Irfan Noor (Teknik Elektro), Hainur Rahmat dan Angelina (Teknik Kimia), serta Sarina dan Matthew Loui Hasaktio Simanjuntak (Teknik Industri).

 

Transformasi Kemasan dan Identitas Produk Mitra "Salak Handayani" milik Ibu Suin yang berlokasi di Jl. Soekarno Hatta KM 21 sebenarnya memiliki potensi besar dengan produk olahan seperti asinan salak. Namun, selama ini produk tersebut masih dipasarkan secara tradisional dengan kemasan sederhana, sehingga memiliki keterbatasan dalam menjangkau pasar yang lebih luas.

 

Melihat kondisi tersebut, Tim PMMD ITK melakukan intervensi utama berupa rebranding. "Kami melakukan pembaruan citra produk mulai dari pembuatan logo baru yang lebih modern, hingga penggantian kemasan menjadi standing pouch yang lebih profesional dan menarik secara visual," ungkap tim dalam laporannya.

 

Selain desain, aspek kebersihan dan keamanan produk juga ditingkatkan. Tim PMMD memberikan bantuan alat sealer plastik tangan dan mengajarkan teknik pengemasan yang higienis agar produk lebih awet dan meyakinkan di mata konsumen.

 

Digitalisasi dan Perluasan Pasar Tidak hanya berhenti pada tampilan fisik, tim ITK juga mendorong mitra untuk melek teknologi digital. Melalui program ini, Ibu Suin dan tim produksi Salak Handayani diberikan pelatihan pengelolaan akun e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia.

 

"Pendampingan ini mencakup cara pengambilan foto produk yang estetis, penulisan deskripsi yang menarik, hingga manajemen toko online. Tujuannya agar Salak Handayani tidak hanya jago kandang, tapi bisa menjangkau pasar nasional," jelas Himawan Wicaksono.   Selain itu, mitra juga dibekali wawasan mengenai pentingnya sertifikasi halal untuk memberikan jaminan kualitas dan kepercayaan kepada konsumen muslim. 

 

Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat Kegiatan yang berlangsung sejak April hingga Juni 2025 ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Puncak kegiatan ditutup dengan serah terima inovasi teknologi dan pemasangan spanduk identitas usaha di lokasi mitra.   
 

Delapan mahasiswa yang terlibat berasal dari program studi Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Kimia, Teknik Industri, dan Rekayasa Keselamatan. Kolaborasi lintas jurusan ini membuktikan bahwa mahasiswa ITK mampu menerapkan ilmu mereka untuk memberikan solusi nyata bagi permasalahan masyarakat.   
 

Dengan wajah baru dan strategi pemasaran digital yang telah dibangun, diharapkan UMKM Salak Handayani dapat menjadi ikon oleh-oleh khas Karang Joang yang berdaya saing tinggi.
 

 

Tim Pelaksana Pengabdian:

1. Mifta Nur Farid, S.T., M.T

2. Mochammad Irfan

3. Frans Natanel Sinaga

4. Fikry Rayhan Haryudhanto

5. Irfan Noor; Hainur Rahmat

6. Angelina; Sarina

7. Matthew Loui Hasaktio Simanjuntak


Manfaat

1. Meningkatkan Kualitas dan Citra Produk (Rebranding).
Program ini membantu mitra mengubah citra produk dari tradisional menjadi lebih profesional melalui pembuatan logo baru yang modern dan penggantian kemasan menjadi standing pouch yang menarik secara visual. Selain itu, bantuan alat sealer dan pelatihan pengemasan higienis diberikan agar produk lebih awet dan meyakinkan konsumen.  


 

2. Memperluas Jangkauan Pasar Melalui Digitalisasi.
Pengabdian ini memberdayakan mitra untuk beralih ke pemasaran digital lewat pelatihan pengelolaan akun e-commerce (Shopee dan Tokopedia) serta teknik foto produk dan penulisan deskripsi. Hal ini bertujuan agar produk Salak Handayani tidak hanya terbatas di pasar lokal, tetapi mampu menjangkau pasar nasional.  


 

3. Membangun Kepercayaan Konsumen.
Program ini memberikan wawasan mengenai pentingnya sertifikasi halal untuk menjamin kualitas dan keamanan produk, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen, khususnya konsumen muslim. Langkah ini diharapkan menjadikan UMKM mitra sebagai ikon produk lokal yang berdaya saing tinggi.

AGENDA

12

Mar

Workshop Pembuatan Video Aftermovie KKN ITK
09.00 WITA s/d 12.00 WITA
Zoom Meeting : https://s.itk.ac.id/video_aftermovie

16

Feb

Scholarship Info Session : AUSTRALIA AWARDS
10.00 - 12.00 WITA
Zoom Cloud Meeting (https://s.itk.ac.id/zoom_aas)

11

Feb

Diseminasi Inovasi Edisi #1
13.30 WITA - Selesai
Via zoom meeting dan Youtube Institut Teknologi Kalimantan
Lihat Selengkapnya