TIM PENGABDIAN ITK BANTU PONDOK PESANTREN SYAICHONA CHOLIL BALIKPAPAN WUJUDKAN AIR MINUM SEHAT KAYA OKSIGEN

  • Ketua Pengabdian: Dr. Moch Purwanto, S.Si., M.Si. | Anggota: Ir. Jefri Pandu Hidayat, S.T., M.T., Ir. Intan Dwi W S R, S.T., M.T. , Didik Kiswoyo, A.Md., S.Pd., Muhammad Syarif, Corrie Febria, Muhammad Rafly F, Dian Adika B, Fitri Adillah, Gina Armida, Muhammad Rizky D
  • Tahun Pengabdian: 2024

Deskripsi

Masalah air minum yang tidak bersih dapat memicu berbagai gangguan kesehatan seperti batuk, flu, dan masalah tenggorokan. Oleh karena itu, penting untuk menyediakan sistem pengolahan air minum yang berkualitas dan higienis. Di Balikpapan, Pondok Pesantren Syaichona Cholil Balikpapan, yang dipimpin oleh KH. Muhammad 'All Kholil, adalah lembaga pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan formal dan non-formal. Pesantren ini terletak di Jalan Mulawarman No. 59, Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan.

 

Namun, pesantren ini menghadapi tantangan besar dalam menyediakan air minum yang berkualitas. Hingga kini, mereka belum memiliki sistem pengolahan air minum mandiri, sehingga kualitas air yang dikonsumsi santri tidak dapat diawasi dengan baik. Air minum yang tidak layak konsumsi berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, seperti batuk, flu, hingga gangguan tenggorokan. Karena itu, pengadaan sistem pengolahan air minum yang memenuhi standar kesehatan menjadi kebutuhan mendesak. Standar keamanan air minum, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 02 Tahun 2023, harus diterapkan untuk menghindari kontaminasi. Sebagai solusinya, diperlukan sistem pengolahan air yang efisien dan ramah lingkungan, sehingga tim dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) melaksanakan program pengabdian masyarakat di pesantren ini.

 

Moch Purwanto, ketua program, menjelaskan bahwa inovasi yang diterapkan adalah sistem pengolahan air minum berbasis teknologi membran, dengan hasil berupa air minum kaya oksigen. “Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan air minum berkualitas bagi seluruh warga pesantren, sehingga dapat mendukung kesehatan serta kelancaran proses belajar mengajar,” ungkapnya. Lebih jauh, program ini juga diharapkan dapat menjadi peluang usaha mandiri yang dikelola oleh pesantren. Dengan begitu, selain meningkatkan kesehatan santri, program ini memberikan keterampilan pengelolaan air minum secara mandiri. Satu unit alat pengolahan air berbasis teknologi membran telah berhasil dipasang dan digunakan untuk menghasilkan produk air minum kaya oksigen yang disebut AMIKO. Fokus program juga mencakup pelatihan manajemen pengelolaan dan perawatan alat untuk memastikan keberlanjutan manfaatnya bagi warga pesantren.

 

Program ini didanai melalui hibah dari Kemendikbudristek tahun 2024 dalam rangka pengabdian masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa ITK sebagai bagian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Inisiatif ini sekaligus mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi yang layak.

 

Ustaz Abdul Wajid, salah satu pengurus Pondok Pesantren Syaichona Cholil Balikpapan, menyampaikan apresiasinya kepada tim pengabdian atas bantuan instalasi sistem air minum kaya oksigen yang sangat bermanfaat bagi para santri dan ustaz/ustazah. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Direktorat Riset Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Kemendikbudristek atas dukungan pendanaan melalui hibah nomor 8532/IT10.II/PPM.04/2024, sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik. “Santri sangat antusias dengan adanya sistem pengolahan air minum ini. Harapannya, AMIKO dapat terus memenuhi kebutuhan air minum berkualitas di pesantren ini sekaligus menjadi unit usaha yang berkelanjutan,” ungkap Abdul Wajid.


Manfaat

1. Peningkatan kesehatan warga pesantren.  
2. Dukungan terhadap proses pendidikan.  
3. Kemandirian pengelolaan air minum.  
4. Peluang usaha mandiri untuk pesantren.  
5. Transfer ilmu dan teknologi ke pengurus pesantren.  
6. Kontribusi terhadap pencapaian SDGs.  
7. Implementasi konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).  
8. Efisiensi dan keberlanjutan ramah lingkungan
9. Penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat"

AGENDA

12

Mar

Workshop Pembuatan Video Aftermovie KKN ITK
09.00 WITA s/d 12.00 WITA
Zoom Meeting : https://s.itk.ac.id/video_aftermovie

16

Feb

Scholarship Info Session : AUSTRALIA AWARDS
10.00 - 12.00 WITA
Zoom Cloud Meeting (https://s.itk.ac.id/zoom_aas)

11

Feb

Diseminasi Inovasi Edisi #1
13.30 WITA - Selesai
Via zoom meeting dan Youtube Institut Teknologi Kalimantan
Lihat Selengkapnya