Sosialisasi Budidaya Maggot dan Demonstrasi Alat Pencacah Pada RT.46 Kelurahan Graha Indah

  • Ketua Pengabdian: Adiek Astika Clara Sudarni, S.ST., M.T.
  • Tahun Pengabdian: 2026

Deskripsi

Pemilik kebun di RT. 46 kelurahan Graha Indah merupakan salah satu tempat yang sedang menghadapi masalah pada pengelolaan limbah organik. Limbah organik ini berasal dari sisa-sisa aktivitas perkebunan yang dimana langsung dibuang/dibakar tanpa dilakukan pengolahan. Hal ini dapat menyebabkan masalah pada kesehatan warga sekitar karena penumpukkan sampah organik serta pembakaran yang dapat menimbulkan masalah kesehatan.

 

Berdasarkan masalah tersebut, tim dari Inovasi Sosial Ecocycle Institut Teknologi Kalimantan melakukan program pengabdian masyarakat yang dimana dilakukannya pengajaran mengenai budidaya maggot guna untuk mengurangi sampah organik yang dibuang atau dibakar sehingga terciptanya lingkungan yang lebih tentram. Pada pengabdian masyarakat ini, tim Inovasi Sosial Ecocycle juga memberikan alat berupa mesin pencacah beserta rak maggot untuk membantu warga di RT. 46 Kelurahan Graha Indah untuk membudidayakan maggot.

 

Gambar 1 Alat Pencacah dan Rak Maggot

Sumber: Penulis, 2026

 

Inovasi alat pencacah dan rak maggot ini dirancang dengan tujuan mudah digunakan, bersifat sederhana, dan sesuai dengan kebun mitra. Pada alat pertama yaitu mesin pencacah, digunakan untuk menghancurkan atau memotong sampah dari kebun atau sampah organik dari warga sekitar menjadi ukuran yang lebih kecil sehingga dapat memudahkan maggot untuk mengkonsumsi sampah organik tersebut. Mesin pencacah ini terdiri dari komponen seperti dinamo sebagai penggerak, steker dan kabel sebagai sumber listrik untuk dinamo, kabel roll untuk menghubungkan komponen, dan dimmer untuk mengatur kecepatan putaran pada dinamo. Sementara pada rak maggot digunakan sebagai tempat hidup dan berkembang biak maggot dari lalat Black Soldier Fly. Rak ini terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan. Alat ini juga memiliki ventilasi sehingga menjaga kualitas udara di dalam rak maggot. Untuk rak paling atas digunakan untuk maggot yang baru menetas, rak tengah sebagai tempat maggot dewasa, dan rak paling bawah untuk tempat menampung pupuk.

 

Pada proses pembuatan alat, terdapat kendala-kendala seperti lalat Black Soldier Fly yang tidak kunjung bertelur sehingga dilakukannya pemecahan masalah yaitu membeli telur maggot lalat Black Soldier Fly di Samarinda.

Gambar 2. Solusi Maggot Tidak Bertelur

Sumber: Penulis, 2026

 

Adapun masalah lain yaitu salahnya dalam perkiraan lalat Black Soldier Fly mudah ditemukan di alam sehingga dilakukannya pemecahan masalah yaitu membuat kandang makeshift untuk lalat Black Soldier Fly dari bahan yang tersedia dan melakukan ternak lalat Black Soldier Fly dari telur maggot yang telah dibeli. 

 

Gambar 3. Solusi Tidak Ditemukan Lalat

Sumber: Penulis, 2026

 

Proses ternak maggot sebagai pakan ternak, unggas-unggasan dan pembuatan pupuk kasgot melalui proses yang panjang dengan banyak pelajaran dan kegagalan selama 1 bulan, setelah proses ternak maggot selama 1 bulan tim inovasi sosial Ecocycle telah menghasilkan 3 kilo bayi maggot dan 2 kilo maggot dewasa selain itu juga terdapat beberapa pupa yang telah berubah menjadi lalat BSF. Maggot yang digunakan sebagai pakan ternak dan unggas-unggasan yaitu maggot dewasa yang masih berwarna cream, maggot sangat bagus dijadikan pakan ternak karena kaya akan gizi, protein, ramah lingkungan dan murah.

 

Gambar 4. Proses Ternak Maggot

 

Selama proses ternak maggot dan pembuatan pupuk kasgot tim inovasi sosial Ecocycle telah membuat pupuk kasgot dengan komposisi yang sesuai, yaitu 20-30% kotoran maggot, 70% sekam bakar ataupun tanah. Pupuk kasgot merupakan pupuk organik yang berasal dari kotoran maggot yang mengandung Nitrogen (N) yang dapat membantu pertumbuhan daun, Fosfor (P) yang membantu penyuburan akar dan bunga, Kalium (K) yang membantu daya tahan tanaman, dan unsur mikro seperti kalsium dan magnesium, selain itu pupuk kasgot juga dapat menyuburkan tanah.

 

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dilaksanakan secara tatap muka di RT. 46 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh warga RT. 46 baik dari petani, peternak, warga RT. 46 hingga perwakilan dari RT. 46. Sosialisasi diawali dengan pemaparan mengenai permasalahan dari sampah organik sehingga tim inovasi sosial Ecocycle membuat mesin pencacah dan rak budidaya maggot untuk mengolah sampah organik menjadi pakan maggot yang akan menjadi pakan ternak dan pupuk kasgot.

 

Gambar 5. Sosialisasi Ecocycle

Sumber: Penulis, 2025

 

Sesi tanya jawab berlangsung sangat intens, banyak warga dari RT. 46 yang mengajukan pertanyaan mendalam terkait budidaya maggot, dan penggunaan mesin pencacah untuk pengurangan sampah organik. Tim Ecocycle juga menyampaikan dan menjelaskan secara detail manfaat dari budidaya maggot untuk mengurangi sampah organik pada RT. 46 serta memberitahu kelebihan dan kekurangan dari budidaya maggot. 

 

Gambar 6. Pemaparan Materi

Sumber : Penulis 2026

 

Setelah sosialisasi dari Tim Ecocycle banyak sekali respon positif dari warga RT. 46 mengenai program budidaya maggot sebagai pakan ternak dan pembuatan pupuk kasgot dengen pemanfaatan sisa-sisa sampah organik rumah tangga. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang menunjukkan peningkatan pemahaman dan minat untuk melakukan budidaya maggot untuk mengurangi sampah organik.

 

Gambar 7. Foto Bersama Warga RT. 46

Sumber : Penulis 2026

 

Dokumentasi:
Sosialisasi Pembudidayaan Maggot di RT 46 Graha Indah


 

Tim Pelaksana Pengabdian Masyarakat:
1.    Adiek Astika Clara Sudarni, S.ST., M.T. (Rekayasa Keselamatan/ITK)
2.    Budiani Fitria Endrawati, S. T. P., M.T. (Teknik Industri/ITK)
3.    M.Ali Mahfud (Rekayasa Keselamatan/ITK)
4.    Aldhan Oktaviando (Rekayasa Keselamatan/ITK)
5.    Dimaz Abdul Malik (Teknik Industri/ITK)
6.    Ariel Lavanzah Tandiarrang (Teknik Industri/ITK)
7.    David Malik Salinding (Rekayasa Keselamatan/ITK)
8.    Jonathan David Wijaya (Teknik Industri/ITK)

 


Manfaat

1. Dapat memberikan solusi alternatif pada pakan ternak
2. Mengalihfungsikan sayuran yang sudah tidak bisa dipakai menjadi kompos dan pakan ternak
3. Memberikan solusi pada pemanfaat maggot dari lalat Black Soldier Fly yang dapat menjadi sumber protein untuk unggas
4. Meningkatkan kesadaran dari masyarakat untuk melakukan budidaya maggot

AGENDA

12

Mar

Workshop Pembuatan Video Aftermovie KKN ITK
09.00 WITA s/d 12.00 WITA
Zoom Meeting : https://s.itk.ac.id/video_aftermovie

16

Feb

Scholarship Info Session : AUSTRALIA AWARDS
10.00 - 12.00 WITA
Zoom Cloud Meeting (https://s.itk.ac.id/zoom_aas)

11

Feb

Diseminasi Inovasi Edisi #1
13.30 WITA - Selesai
Via zoom meeting dan Youtube Institut Teknologi Kalimantan
Lihat Selengkapnya