Kawasan RT 028 merupakan salah satu kawasan permukiman di Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi lingkungan yang tertata, informatif, dan aman bagi warga maupun pendatang. Namun, hingga saat ini kawasan tersebut belum didukung oleh sarana informasi dan penataan lingkungan yang optimal. Minimnya edukasi dan pemahaman masyarakat terkait pengelolaan sampah menyebabkan kurangnya kepedulian terhadap pemilahan sampah, sementara ketiadaan peta kawasan menyulitkan warga maupun pengunjung dalam mengenali tata letak wilayah RT 028.
Berdasarkan permasalahan tersebut, tim pelaksana melakukan koordinasi dan wawancara dengan Ketua RT 028 untuk mengidentifikasi kebutuhan lingkungan serta merumuskan program yang sesuai dengan kondisi wilayah. Hasil koordinasi tersebut menetapkan beberapa program utama, yaitu pembuatan peta kawasan RT 028 Kelurahan Manggar, majalah dinding, papan informasi dekomposisi sampah, serta signage atau papan nama gang sebagai penunjuk arah dan identitas lingkungan. Program pengabdian ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif, yang melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan agar sarana yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan tahapan sosialisasi dan koordinasi bersama Ketua RT 028 Kelurahan Manggar, dilanjutkan dengan pengumpulan data wilayah, perencanaan desain, hingga proses produksi. Peta wilayah disusun dengan memuat lokasi-lokasi penting seperti rumah Ketua RT, perusahaan yang terdapat pada RT 028, tempat ibadah, serta perdagangan dan jasa yang ada pada RT 028, sehingga memudahkan masyarakat maupun pengunjung dalam mengenali kawasan. Majalah Dinding dibuat melalui proses pemotongan, perakitan, dan pengecatan material agar menghasilkan tampilan yang rapi, komunikatif, dan mudah dibaca, sehingga mampu menyampaikan informasi wilayah secara efektif kepada masyarakat RT 028.
Selain itu, tim pelaksana juga membangun papan informasi dekomposisi sampah sebagai media edukasi lingkungan. Papan ini dirancang untuk menyampaikan informasi mengenai lama waktu terurai dari berbagai jenis sampah, sehingga masyarakat dapat lebih memahami dampak sampah terhadap lingkungan dan terdorong untuk menerapkan pemilahan sampah dengan lebih baik. Seluruh sarana informasi tersebut dipasang pada lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh warga.
Sebagai tahap akhir kegiatan, seluruh hasil program berupa signage nama gang, peta wilayah, mading, dan papan informasi sampah diserahkan kepada pihak RT 028 sebagai bentuk komitmen keberlanjutan. Pengurus RT dan masyarakat diharapkan dapat memelihara, memanfaatkan, serta memperbarui informasi pada sarana tersebut apabila terjadi perubahan kondisi lingkungan. Melalui program pengabdian ini, tim peneliti berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan identitas kawasan RT 028 sebagai lingkungan permukiman yang lebih tertata, informatif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi wadah penerapan ilmu Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Sipil, dan Desain Komunikasi Visual secara kolaboratif di tengah masyarakat.
Adapun manfaat dari pelaksanaan program inovasi sosial dari tim kami adalah masyarakat RT 028, Kelurahan Manggar diharapkan mendapatkan pemahaman dan kesadaran baru terkait pengelolaan sampah dan penataan kawasan melalui sarana informasi berupa peta wilayah, signage nama gang, serta majalah dinding dan papan edukasi dekomposisi sampah, sehingga tercipta lingkungan permukiman yang lebih tertata, informatif, dan mudah dikenali baik oleh warga maupun pengunjung. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan wilayah RT 028 sebagai kawasan permukiman yang lebih tertata dan berkelanjutan, serta menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari secara langsung di tengah masyarakat. Program ini bukan hanya sekadar kegiatan, tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan kawasan permukiman melalui penyediaan sarana informasi yang partisipatif, edukatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Dokumentasi:
1. Dokumentasi Koordinasi dan Pemaparan Program Kerja kepada Ketua RT 028

Gambar 1.1 Koordinasi dan Pemaparan Program Kerja
2. Dokumentasi Pembuatan dan Pemasangan Mading

Gambar 1.2 Pembuatan Mading

Gambar 1.3 Pemasangan Mading
3. Dokumentasi Pembuatan dan Pemasangan Papan Informasi Sampah

Gambar 1.4 Pembuatan Papan Informasi Sampah

Gambar 1.5 Pemasangan Papan Informasi Sampah
4. Dokumentasi Pembuatan dan Pemasangan Signage Nama Gang

Gambar 1.6 Pembuatan Papan Signage Nama Gang

Gambar 1.7 Pemasangan Papan Signage Nama Gang
5. Dokumentasi Penyerahan Aset kepada RT 028

Gambar 1.8 Penyerahan Aset Kepada RT 028
Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat:
1. Olivia Febrianty Ngabito, M.Sn (Desain Komunikasi Visual/FPB/ITK)
2. Anggis Rizky Wiyaringtyas, M.Ds. (Desain Komunikasi Visual/FPB/ITK)
3. Muhammad Ferdiyanur (Perencanaan Wilayah dan Kota/ FPB/ITK)
4. Abdurrahman Khaliq (Teknik Sipil/ FPB/ITK)
5. Muhammad Izza Yoga (Teknik Sipil/ FPB/ITK)
6. Rifqi Wahyu Kurniawan (Teknik Sipil/ FPB/ITK)
7. Amanda Amalia Purnomo (Perencanaan Wilayah dan Kota/ FPB/ITK)
8. Cecillia Sukmawaty (Perencanaan Wilayah dan Kota/ FPB/ITK)
9. Jelita Magdalena Manalu (Perencanaan Wilayah dan Kota/ FPB/ITK)
10. Karina Anwar (Perencanaan Wilayah dan Kota/ FPB/ITK)
11. Ade Rizka Fitri Rachmawati (Desain Komunikasi Visual/ FPB/ITK)
12. Najla Aura Azalea Rahman (Desain Komunikasi Visual/ FPB/ITK)
1. Masyarakat RT 028, Kelurahan Manggar diharapkan mendapatkan pemahaman dan kesadaran baru terkait pengelolaan sampah dan penataan kawasan melalui sarana informasi berupa peta wilayah, signage nama gang, serta majalah dinding dan papan edukasi dekomposisi sampah.
2. Tercipta lingkungan permukiman yang lebih tertata, informatif, dan mudah dikenali baik oleh warga maupun pengunjung.
3. Memberikan dampak nyata bagi pengembangan wilayah RT 028 sebagai kawasan permukiman yang lebih tertata dan berkelanjutan.
4. Menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari secara langsung di tengah masyarakat.
5. Menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan kawasan permukiman melalui penyediaan sarana informasi yang partisipatif, edukatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.