Balikpapan - Institut Teknologi Kalimantan (ITK) pada tahun 2024 Bulan Februari - Mei menggelar Kuliah Kerja Nyata atau yang biasa disebut dengan KKN dengan tema “Program Pemberdayaan Masyarakat RT. 38 Di KM. 17: Mengubah Limbah Sampah Rumah Tangga Menjadi Peluang Ekonomi”. Kegiatan KKN ini dilaksanakan oleh kelompok KKN M2 dari Kelas M yang terdiri dari Febriyanur Setiawan Prastio, Amanda Sabina Putri, Dyah Ajeng Suliwardani, Elsi Arista, Khairunisa Amalia, Kurnia Lapik Pasinggi, dan Zakariya Yudha Pangestu di bawah bimbingan Dosen Eko Agung Syaputra S.Ds,. M.Ds. Tim pengabdian ini berfokus pada kegiatan di RT 34 KM 17 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, Kota Balikpapan. Pengabdian ini dilakukan dalam upaya meningkatkan keterampilan dari warga sekitar terkait penanaman tanaman toga serta pengolahan limbah plastik menjadi barang berguna seperti dompet.
Warga RT. 38 KM 17 yang menjadi peserta pelatihan mayoritas adalah ibu rumah tangga tanpa pekerjaan tetap. Kelompok M2 kelas M, memandang pentingnya pemberdayaan warga melalui kegiatan KKN. Dengan berfokus pada pengembangan pengolahan limbah plastik menjadi barang yang bisa digunakan kembali, kami berharap dapat membantu mengatasi beberapa tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya keterampilan hidup, minimnya jiwa kewirausahaan, dan kurangnya pengetahuan dalam pengolahan limbah plastik. Melalui program ini, tim kami berupaya menciptakan perubahan positif dan meningkatkan kemandirian warga setempat.
Dalam rangka mendukung program kerja Kelompok M2 kelas M, kami mengambil langkah-langkah konkret untuk memberdayakan warga RT. 38 KM 17. Diantaranya, kami fokus pada pelatihan pengolahan limbah plastik untuk menghasilkan barang yang dapat digunakan kembali, dengan harapan dapat mengatasi tantangan-tantangan seperti kurangnya keterampilan hidup, minimnya jiwa kewirausahaan, dan kurangnya pengetahuan dalam hal ini. Selain itu, kami juga turut membantu pihak RT dalam mengkoordinasi terkait bak sampah dengan pihak DLH serta meningkatkan keterampilan terkait pengolahan limbah plastik yang bermanfaat bagi warga setempat. Selain itu, kami juga berkomitmen untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan terkait tanaman toga sebagai bagian dari upaya peningkatan kemandirian dan kesejahteraan warga. Dengan kerja keras dan dedikasi, kami berharap dapat menciptakan perubahan positif yang nyata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.