Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Pengolahan Limbah dan Digitalisasi Potensi Wilayah di RT. 69 Kampung Bungas

  • Ketua Pengabdian: Supratiwi Amir, S.Ds., M.Sn.
  • Tahun Pengabdian: 2026

Deskripsi

Kampung Bungas RT 69 merupakan salah satu kawasan permukiman di Balikpapan yang memiliki potensi besar dalam pengelolaan lingkungan berbasis komunitas. Kesadaran warga yang telah tumbuh dari kebiasaan sehari-hari menjadi modal sosial yang mendukung pelaksanaan program ini. Namun demikian, keterbatasan teknologi dan infrastruktur pendukung menjadi hambatan nyata yang perlu segera diatasi agar potensi tersebut dapat berkembang secara optimal dan berkelanjutan. Menanggapi kondisi tersebut, Kelompok 22 Inovasi Sosial 2026 Institut Teknologi Kalimantan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada dua permasalahan utama. Pertama, proses pengomposan sampah organik yang selama ini masih mengandalkan metode manual dengan durasi penguraian relatif lama, sehingga mengurangi efisiensi warga dalam mengelola sampah secara mandiri. Kedua, drum penampung air hujan yang telah didistribusikan kepada warga belum pernah terdokumentasikan secara spasial, sehingga menyulitkan pemantauan dan evaluasi ketersebarannya.

 

Untuk mengatasi permasalahan pengomposan, tim merancang dan memfabrikasi sebuah mesin pengaduk kompos sebagai solusi teknologi tepat guna. Mesin ini dirancang agar dapat dioperasikan secara mandiri oleh warga tanpa memerlukan keahlian teknis khusus. Prinsipnya sederhana: dengan mengotomatisasi proses pengadukan yang sebelumnya dilakukan secara manual, waktu penguraian bahan organik dapat dipercepat secara signifikan. Sementara itu, untuk membantu dalam instalasi pengaliran air hujan dari drum utama yaitu tandon ke drum penampungan warga, tim melaksanakan pengambilan titik koordinat lokasi seluruh drum penampung yang tersebar di wilayah Kampung Bungas. Data tersebut kemudian diolah menjadi Peta Sebaran Lokasi Drum Penampung Air Hujan sebuah instrumen spasial yang dapat membantu dalam mengoptimalkan instalasi aliran air hujan di Kampung Bungas.

 

Pelaksanaan program diawali dengan survei lokasi pendahuluan pada tanggal 7 Desember 2025 bersama dosen pembimbing. Dari hasil observasi dan interaksi langsung dengan warga, dikonfirmasi bahwa kedua permasalahan tersebut benar-benar menjadi kendala nyata di lapangan. Selanjutnya dilaksanakan sosialisasi program, koordinasi dengan mitra dan pengurus RT, hingga implementasi lapangan yang menghasilkan dua luaran yang siap diserahterimakan kepada masyarakat. Kampung Bungas RT 69 kini memiliki dua aset baru yang lahir dari kolaborasi antara warga dan mahasiswa ITK. Kehadiran mesin pengaduk kompos meringankan beban kerja fisik warga sekaligus mendorong kegiatan pengomposan menjadi lebih rutin dan produktif. Di sisi lain, peta sebaran drum penampung air hujan membuka peluang perencanaan distribusi infrastruktur air yang lebih merata dan terencana di masa mendatang. Melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah setempat, dan perguruan tinggi, program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif untuk terus berinovasi dan merawat lingkungan secara mandiri.

 

Ucapan Terima Kasih

Keberhasilan pelaksanaan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Diucapkan terima kasih kepada Institut Teknologi Kalimantan atas dukungan dana dan fasilitas pelaksanaan kegiatan, serta kepada dosen pembimbing atas bimbingan dan dedikasi dalam mengawal program dari awal hingga selesai. Penghargaan sebesar-besarnya juga disampaikan kepada pengurus RT 69 dan seluruh warga Kampung Bungas yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan kegiatan demi kemajuan lingkungan bersama.

 

Dokumentasi:
(1) Dokumentasi Survei Lapangan dan Sosialisasi Program

 

(2) Dokumentasi Pabrikasi Mesin Pengaduk Kompos

 

(3) Dokumentasi Peta Sebaran Drum Penampung Air Hujan

 

 

(4) Dokumentasi Serah Terima Luaran kepada Warga RT 69

 

 

Tim Pelaksana Pengabdian Masyarakat:

Dosen Pembimbing:
1.    Supratiwi Amir, S.Ds., M.Sn. (Ketua - Desain Komunikasi Visual/FPB)
2.    Kholiq Deliasgarin Radyantho, S.T., M.T. (Teknik Mesin /FRTI)
3.    Claudia Olla Mandayu, S.Ars., M.Ars. (Arsitektur/FPB)


Tim Inovasi Sosial:
1.    Nur Rahmad (04231070 - Teknik Elektro/ FSTI)
2.    Joshua Jhay Palullungan (04231044 - Teknik Elektro/ FSTI)
3.    Muhammad Syahrul Nugroho     (04231064 - Teknik Elektro/ FSTI)
4.    Arta Dharma Kusuma (03231018 - Teknik Mesin/ FRTI)
5.    Muhammad Afrizal Febrilianto (03231050 - Teknik Mesin/ FRTI)
6.    Rifka Diah Pratiwi (05231075 - Teknik Kimia/ FRTI) 
7.    Shakila Nadira Putri (05231085 - Teknik Kimia/ FRTI) 
8.    Adiva Rizqia Putri (08231002 - Perencanaan Wilayah dan Kota/ FPB)
9.    Giska Trivani Pangala (08231026 - Perencanaan Wilayah dan Kota/ FPB)
10.    Alyaa Atikah Putri Rizani (22231006 - Desain Komunikasi Visual/ FPB)


Manfaat

1. Mempercepat proses pengomposan sampah organik melalui teknologi tepat guna yang dapat dioperasikan secara mandiri oleh warga.

2. Meringankan beban kerja fisik warga dalam pengelolaan kompos sehingga kegiatan dapat berlangsung lebih rutin dan efisien. 

3. Mendokumentasikan sebaran drum penampung air hujan secara spasial di Kampung Bungas .

4. Mendukung perencanaan pengelolaan sumber daya air alternatif yang lebih merata dan terencana di masa mendatang.

5. Meningkatkan kapasitas warga dalam pemanfaatan teknologi berbasis data dan inovasi lokal secara berkelanjutan. 
 

AGENDA

12

Mar

Workshop Pembuatan Video Aftermovie KKN ITK
09.00 WITA s/d 12.00 WITA
Zoom Meeting : https://s.itk.ac.id/video_aftermovie

16

Feb

Scholarship Info Session : AUSTRALIA AWARDS
10.00 - 12.00 WITA
Zoom Cloud Meeting (https://s.itk.ac.id/zoom_aas)

11

Feb

Diseminasi Inovasi Edisi #1
13.30 WITA - Selesai
Via zoom meeting dan Youtube Institut Teknologi Kalimantan
Lihat Selengkapnya