Kawasan hutan meranti yang terletak di KM 15 Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, memiliki potensi pariwisata yang sangat besar. Dengan jarak hanya 40 menit dari Ibu Kota Negara (IKN) melalui jalur tol Jembatan Pulau Balang, dan 30 menit dari pusat kota Balikpapan, kawasan ini menawarkan keindahan alam yang memukau. Luas daratan mencapai sekitar 17 Ha, dengan area perairan seluas 50 Ha. Keberagaman budaya dan kekayaan alam yang ada memberikan peluang besar untuk mengembangkan kawasan ini menjadi destinasi wisata unggulan.
Artikel ini disusun dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat setempat guna meningkatkan perekonomian daerah mereka, didukung oleh infrastruktur yang baik dan produktif. Peningkatan kapasitas masyarakat diharapkan dapat memperkuat daya saing mereka, terutama dalam menghadapi potensi urbanisasi yang mungkin terjadi di sekitar kawasan Balikpapan Utara. Kegiatan ini dimulai dengan melakukan survei ke wilayah setempat untuk merumuskan permasalahan yang ada dan mencari solusi yang tepat untuk memaksimalkan potensi wisata Meranti.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) merumuskan solusi untuk mengatasi permasalahan yang ditemukan, salah satunya adalah dengan meningkatkan pengelolaan dan pengalaman wisata di Meranti melalui pembangunan infrastruktur dan manajemen kafe. Langkah pertama yang dilakukan adalah merancang desain mini café dengan konsep semi-industrial yang menarik dan nyaman (cozy) bagi pengunjung, diharapkan café ini dapat memenuhi kebutuhan berbagai kalangan usia.
Selanjutnya, fokus diberikan pada peningkatan kapabilitas masyarakat Desa Wisata Meranti melalui pelatihan dan pendampingan yang lebih terarah dan spesifik. Tahap pertama adalah pembuatan akun-akun media sosial, diikuti dengan pelatihan pembuatan konten untuk mempromosikan Desa Wisata Meranti di platform sosial media. Langkah ini bertujuan untuk memperluas jangkauan promosi dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Media sosial memuat informasi lengkap mengenai profil Desa Wisata Meranti, keindahan alam yang ditawarkan, serta café modern yang tetap mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal, memudahkan wisatawan dalam merencanakan kunjungan mereka.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pengelola Desa Wisata Meranti serta masyarakat setempat agar dapat mengikuti perkembangan zaman dengan mengelola café secara optimal, praktis, dan modern. Tim Pengmas juga berkolaborasi dengan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Meranti yang memiliki peran penting dalam memastikan keberhasilan program ini. Sebagai penghubung antara tim pengmas dan masyarakat, Pokdarwis telah berkontribusi dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, seperti pembangunan café Meranti, pelatihan pengelolaan media sosial, serta memastikan partisipasi yang maksimal dari masyarakat setempat.
Pokdarwis juga berperan dalam mengimplementasikan hasil pelatihan, termasuk mempromosikan produk melalui website dan media sosial, serta mengelola keuangan wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Meranti.
1. Memberdayakan penduduk lokal di sekitar wilayah Kampus Institut Teknologi Kalimantan yang merupakan salah satu area pertumbuhan pesat di Kota Balikpapan dan berdekatan dengan Ibu Kota Nusantara.
2. Meningkatkan kapabilitas masyarakat lokal melalui kegiatan pelatihan.
3. Meningkatkan perekonomian masyarakat lokal melalui ketersediaan infrastruktur.