Mengasah Jiwa Kreatifitas Anak Panti Asuhan Al Ikhlas Melalui Pelatihan Pembuatan Strap Mask dan Edukasi Pentingnya Protokol Kesehatan

  • Ketua Pengabdian: Yuyun Tri Wiranti, S.Kom., M.MT. dan Mahasiswa
  • Tahun Pengabdian: 2021

Deskripsi

Pandemi Covid-19 telah membawa dampak yang sangat signifikan pada perekonomian dan pada akhirnya berimbas pada sektor ketenagakerjaan yang menyebabkan banyak pekerja yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal sehingga menyebabkan kenaikan jumlah pengangguran di Indonesia. Dengan banyaknya jumlah pengangguran banyak bisnis baru yang mulai berkembang salah satunya usaha bisnis strap mask yang saat ini sedang trending. Dari pemaparan tersebut, maka sebagai sivitas akademika melakukan pengabdian masyarakat dengan melaksanakan pelatihan dan edukasi dengan judul “Mengasah Jiwa Kreatifitas Anak Panti Asuhan Al-Ikhlas Melalui Pelatihan Pembuatan Strap Mask dan Edukasi Pentingnya Protokol Kesehatan” yang memiliki target yaitu anak anak Panti Asuhan Al- Ikhlas.

 

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang kami laksanakan secara tatap muka ini dengan metode penyampaian materi dan praktik kegiatan pelatihan membuat kerajinan ini berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari kamis, 29 april 2021 dan peserta kegiatan ini berjumlah 20  anak asuh Panti Al-Ikhlas. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan meliputi  beberapa agenda, diantaranya: edukasi pentingnya protokol kesehatan, pelatihan pembuatan strap mask, buka puasa bersama, dan penyerahan bantuan sembako.

 

Protokol kesehatan adalah serangkaian aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dalam mengatur keamanan beraktivitas selama masa pandemi Covid-19. Tujuan diberlakukan protokol kesehatan guna membantu masyarakat untuk dapat beraktivitas secara aman dan tidak membahayakan kondisi kesehatan orang lain. (Dr. Sylvani, 2021). Protokol Kesehatan yang disampaikan adalah penggunaan masker, menjaga jarak, mengkonsumsi makanan sehat dan vitamin serta mencuci tangan. Edukasi diberikan secara lisan dengan menunjukkan gambar dan juga contoh peragaan mencuci tangan yang benar.

 

Setelah itu dilakukan evaluasi dengan menyebutkan apa saja protokol kesehatan yang harus dipatuhi selama masa pandemi secara bersama sama dan diminta 2 peserta mewakilkan diri untuk maju kedepan menyebutkan kembali apa saja protokol kesehatan. Kemudian dipanggil 2 orang lagi untuk maju kedepan mencontohkan bagaimana cara mencuci tangan yang benar. Setelah itu dibagikan hadiah bagi 4 peserta yang berani maju kedepan sebagai perwakilan.

Agenda selanjutnya yaitu pelatihan pembuatan strap mask dari manik manik. Pelatihan ini bertujuan untuk mengasah jiwa kreativitas peserta dalam memulai ide bisnis dengan memperhatikan kondisi pandemi saat ini. Strap Mask sendiri adalah tali pengait masker yang panjang, terbuat dari manik-manik, rajut, mutiara, dan rantai. Sebelum memulai pelatihan, peserta dibagi menjadi 6 kelompok dan masing masing kelompok diberikan bahan untuk membuat strap mask yang terdiri dari tali nilon, manik manik dan pengait. Para panitia memandu pelatihan dengan mendatangi tiap kelompok, membantu mengikat tali, dan juga mengatasi kendala lainnya dalam pembuatan strap mask. Setelah semua peserta selesai membuat strap mask, masing masing perwakilan kelompok maju kedepan untuk dokumentasi bersama hasil karya kreativitas peserta.

 

Agenda dilanjutkan dengan buka puasa bersama dengan anak-anak panti asuhan Al-Ikhlas. Pembacaan doa dipimpin oleh Ketua Yayasan dan setelah itu dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah. Sebagai penutup dari kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan di panti asuhan Al-ikhlas adalah penyerahan bantuan. Bantuan yang diberikan berupa sembako diantaranya yaitu beras, gula, mie dan minyak goreng. Bantuan sembako diserahkan langsung kepada Ketua Yayasan. Kami berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat dan memenuhi kebutuhan pangan bagi anak panti.


Manfaat

Memperluas edukasi Protokol Kesehatan covid-19 kepada anak anak Panti Asuhan, mengembangkan kreativitas anak panti dengan pelatihan membuat strap mask dari manik-manik, dan menambah wawasan anak-anak panti mengenai ide bisnis yang bisa dikembangkan selama masa pandemi.