Dalam upaya meningkatkan kemandirian ekonomi dan memberdayakan potensi lokal, Tim Dosen dan Mahasiswa dari Iinstitut Teknologi Kalimantan, Kota Balikpapan melaksanakan program pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Yaumiddin. Program ini bertujuan untuk mengembangkan konsep ekowisata di lingkungan panti sekaligus memberikan solusi terhadap beberapa permasalahan yang dihadapi oleh pengelola panti.
Panti Asuhan Yaumiddin, yang terletak di Kota Balikpapan, merupakan rumah bagi lebih dari 30 anak asuh dari keluarga dengan kondisi ekonomi lemah. Selain memberikan tempat tinggal dan pendidikan, panti ini juga menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari, khususnya konsumsi. Hingga kini, sebagian besar kebutuhan panti masih bergantung pada donasi masyarakat. Pengelola panti telah berusaha mandiri dengan mengembangkan usaha kecil, seperti kolam pemancingan, namun pengelolaan usaha ini belum maksimal.
Gambar 1. Dokumentasi Kegiatan
Dari hasil survei pendahuluan yang dilakukan oleh Tim, ditemukan bahwa Panti Yaumiddin memiliki area yang cukup luas dan potensial untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata. Sayangnya, kurangnya fasilitas pendukung dan ketiadaan konsep pembangunan yang terarah membuat potensi ini belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Beberapa masalah yang teridentifikasi di antaranya adalah minimnya papan penunjuk lokasi, kurangnya fasilitas penunjang wisata, dan belum adanya rencana pengelolaan terpadu.
Melihat permasalahan ini, Tim Pengabdian Masyarakat merancang program yang fokus pada tiga aspek utama:
1. Peningkatan Fasilitas Penunjang, Tim menyediakan beberapa fasilitas mendesak, seperti tempat sampah yang memadai dan papan penunjuk arah untuk membantu pengunjung mengenali area ekowisata di panti.
2. Pengembangan Konsep Masterplan Ekowisata, Tim menyusun rencana induk atau masterplan yang berisi arah pembangunan kawasan ekowisata di Panti Asuhan Yaumiddin. Masterplan ini mencakup area-area potensial untuk kegiatan wisata, ruang hijau, serta fasilitas-fasilitas tambahan yang dapat mendukung kenyamanan pengunjung.
3. Program Penghijauan, Sebagai bagian dari pengembangan kawasan ekowisata, Tim juga melakukan penanaman pohon di lingkungan panti. Langkah ini tidak hanya untuk mempercantik kawasan tetapi juga meningkatkan nilai ekowisata dari segi keberlanjutan lingkungan.
Gambar 2. Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan
Setelah implementasi program, dampak positif mulai dirasakan oleh pengelola Panti Asuhan Yaumiddin. Salah satu pengurus panti menyatakan, “Dengan adanya Masterplan Ekowisata ini, kami kini memiliki gambaran yang lebih jelas tentang arah pengembangan kawasan panti. Jika masterplan ini dapat diwujudkan hingga tahap konstruksi, kami yakin kawasan ekowisata ini akan membantu meningkatkan kemandirian ekonomi panti melalui pemasukan dari kunjungan wisata.”
Selain manfaat ekonomi, program ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa yang terlibat. Mereka belajar untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam solusi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Gambar 3. Hasil Perencanaan Masterplan Ekowisata Panti Yaumiddin
Memberikan bantuan pengembangan panti asuhan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.