Pemukiman di Jl. Sungai Wain No. RT 36, Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, merupakan kawasan konservasi yang berdampingan dengan Hutan Lindung Sungai Wain. Kawasan ini telah bekerja sama dengan berbagai yayasan pro-natura seperti Pertamina dan Komatsu Reman untuk pengembangan lingkungan, sosial, dan teknologi guna memajukan masyarakat sekitar. Seiring dengan meningkatnya populasi dan tuntutan perekonomian, masyarakat perlu terus berkembang dan mengikuti perkembangan zaman dalam bidang teknologi dan energi terbarukan.
Kegiatan inovasi sosial ini dilaksanakan oleh mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui tiga program utama: (1) pembuatan arang briket dari limbah organik, (2) pengembangan website desa, dan (3) implementasi safety sign pada lingkungan sekolah. Ketiga program tersebut dipilih berdasarkan hasil identifikasi kondisi dan permasalahan yang ada di lokasi.
1. Arang Briket
Briket merupakan bahan bakar padat yang berasal dari sisa-sisa bahan organik yang telah mengalami proses pemampatan dengan daya tekan tertentu. Pengolahan sampah daun dan batang tanaman kering menjadi briket dilakukan melalui beberapa tahapan, antara lain pengeringan, pencacahan, pencampuran perekat (tepung kanji), pencetakan, dan pemadatan. Proses ini menghasilkan bahan bakar padat yang memiliki nilai kalor dan dapat menjadi alternatif pengganti bahan bakar fosil. Selain ramah lingkungan, briket juga memiliki nilai ekonomis yang dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar.
2. Website Desa
Website desa merupakan sistem informasi berbasis web yang digunakan untuk menyebarkan informasi desa, meningkatkan transparansi, serta mempermudah pelayanan administrasi kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini, website desa RT 36 Sungai Wain berhasil dikembangkan dan dipublikasikan secara daring. Website ini memuat informasi mengenai profil wilayah, kegiatan masyarakat, potensi lingkungan, serta dokumentasi program yang telah dilaksanakan. Keberadaan website juga mendukung promosi potensi lokal, termasuk UMKM dan hasil lingkungan, sehingga dapat memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat luas.
3. Safety Sign
Safety sign adalah tanda atau simbol keselamatan yang berfungsi memberikan informasi, peringatan, larangan, maupun petunjuk keselamatan di lingkungan sekitar. Pada kegiatan ini, tiga jenis safety sign berhasil dibuat dan dipasang pada lingkungan sekolah di RT 36, yaitu: (1) tanda titik kumpul, sebagai informasi lokasi berkumpul saat terjadi kondisi darurat; (2) tanda hati-hati kurangi kecepatan, sebagai peringatan bagi pengendara melewati kawasan sekolah; serta (3) tanda hati-hati banyak anak-anak, untuk memberikan peringatan akan tingginya aktivitas anak-anak di area tersebut. Penerapan safety sign ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan seluruh pengguna area sekolah terhadap potensi bahaya serta membantu membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, kegiatan inovasi sosial ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital, pemanfaatan energi alternatif berbasis limbah organik, dan penerapan sistem keselamatan sederhana namun efektif, dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Program ini diharapkan dapat mendukung pembangunan masyarakat RT 36 Kilometer 15 menuju lingkungan yang lebih informatif, produktif, aman, dan berkelanjutan, khususnya dalam konteks kawasan konservasi Sungai Wain, Balikpapan Utara.
Dokumentasi:
(1) Dokumentasi Pembuatan Arang Briket

(2) Dokumentasi Pengembangan Website Desa RT 36 Sungai Wain

(3) Dokumentasi Pemasangan Safety Sign di Lingkungan Sekolah

(4) Dokumentasi Kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi Bersama Masyarakat

Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat:
1. Ahmad Lutfi Hakim (Teknik Industri/JTIP/ITK)
2. Firson Adam Nicolas (Teknik Industri/JTIP/ITK)
3. Azwan (Teknik Keselamatan/JTIP/ITK)
4. Rayhan Rashiq Ramadhan (Teknik Industri/JTIP/ITK)
5. Yopansyah Nabila (Teknik Industri/JTIP/ITK)
6. Naysilla Mahpuja Putri (Teknik Logistik/JTIP/ITK)
7. Dwi Herianti Banjarnahor (Teknik Logistik/JTIP/ITK)
8. Adriana Auliya Putri (Teknik Logistik/JTIP/ITK)
9. Siti Zuhriah Ariyani (Teknik Logistik/JTIP/ITK)
10. Suci Yosephin Br Tarigan (Teknik Logistik/JTIP/ITK)
1. Memberikan solusi pemanfaatan limbah organik (sampah daun dan batang tanaman kering) di lingkungan RT 36 Km 15 menjadi arang briket sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.
2. Mendukung digitalisasi informasi desa melalui pengembangan website desa RT 36 Sungai Wain sebagai media penyebaran informasi, promosi potensi lingkungan, serta sarana komunikasi antara masyarakat dan pengelola wilayah.
3. Meningkatkan kesadaran dan keselamatan warga, khususnya di lingkungan sekolah, melalui pemasangan safety sign berupa tanda titik kumpul, hati-hati kurangi kecepatan, dan hati-hati banyak anak-anak.
4. Menjadi referensi dan inspirasi bagi kegiatan pengabdian masyarakat selanjutnya dalam mengintegrasikan inovasi teknologi digital, energi terbarukan, dan budaya keselamatan untuk pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.