
Wisata Tanjung Gading KM 12 Balikpapan merupakan salah satu destinasi wisata alam yang dikelola oleh masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Seiring meningkatnya aktivitas wisata serta terbatasnya daya tampung Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Manggar, timbulan sampah yang dihasilkan pengunjung Wisata Tanjung Gading menjadi tantangan yang perlu dikelola dengan baik untuk menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan kawasan. Menanggapi kondisi tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Kalimantan (ITK) melaksanakan program pengelolaan sampah terpadu berbasis insinerator sederhana.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola wisata dalam mengelola sampah, menyediakan teknologi tepat guna untuk membantu pengurangan volume sampah, serta mendorong terciptanya lingkungan wisata yang lebih bersih dan nyaman.
Insinerator sederhana yang dibangun dirancang untuk membantu pengelola wisata dalam mengurangi volume sampah yang dihasilkan dari aktivitas pengunjung. Selain mudah dioperasikan, teknologi ini juga menjadi alternatif pengelolaan sampah yang lebih praktis dibandingkan dengan penumpukan atau pembuangan sampah secara langsung. Keberadaan insinerator diharapkan mampu mendukung kebersihan kawasan wisata sekaligus menjadi alternatif yang lebih baik dibandingkan praktik pembakaran sampah secara langsung di tanah yang berpotensi menimbulkan pencemaran tanah dan udara.
Untuk mendukung pemanfaatan alat secara optimal, tim juga memberikan sosialisasi kepada pengelola wisata mengenai pengelolaan sampah terpadu serta tata cara penggunaan insinerator. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan sampah yang lebih efektif, tetapi juga keterampilan dalam mengoperasikan teknologi yang telah diberikan.

Gambar 1. Diagram Perbandingan Tingkat Pemahaman Peserta Sebelum dan Sesudah Kegiatan
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Selain menghasilkan sarana pengelolaan sampah berupa insinerator sederhana, program ini juga berhasil meningkatkan kapasitas pengelola wisata dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan Kawasan Wisata Tanjung Gading. Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan program, tim turut melakukan serah terima insinerator kepada pengelola wisata yang diwakili oleh Bapak Wahidin. Diharapkan fasilitas yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan dalam mendukung pengelolaan sampah di kawasan wisata.
Dokumentasi :
1) Dokumentasi Penyampaian Rencana Program Kerja Kepada Pengelola Wisata Tanjung Gading

2) Dokumentasi Proses Pembuatan Insinerator Sederhana

3) Dokumentasi Uji Coba Insinerator di Wisata Tanjung Gading

4) Dokumentasi Pelaksanaan Sosialisasi dan Serah Terima Insinerator Sederhana

Tim Pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat:
1. Fathiyah Rahmi Hidayat, S.T., M.P.W.K. (Perencanaan Wilayah dan Kota/ FPB/ ITK)
2. Khairi Ahza Hail Keliwar, M.P.W.K. (Perencanaan Wilayah dan Kota/ FPB/ ITK)
3. Iitra Achbar Sahdian, M.T. (Teknik Lingkungan/ FPB/ ITK)
4. Naufal Nizar Zhudiawan (Perencanaan Wilayah dan Kota/ FPB/ ITK)
5. Dhinya Atus Zaidah (Perencanaan Wilayah dan Kota/ FPB/ ITK)
6. Esti Eliazar (Perencanaan Wilayah dan Kota/ FPB/ ITK)
7. Syaifa Maulana Alkausar (Perencanaan Wilayah dan Kota/ FPB/ ITK)
8. Adi Prastyo (Teknik Sipil/ FPB/ ITK)
9. Andrea Abdul Fatah (Teknik Sipil/ FPB/ ITK)
10. Anugrah Krisna F. Ginting (Teknik Sipil/ FPB/ ITK)
11. Muhammad Yovie Rafieatha P. (Teknik Sipil/ FPB/ ITK)
12. Anisa Nasywa (Teknik Logistik/ FRTI/ ITK)
13. Faishal Yusuf Waluyo (Teknik Logistik/ FRTI/ ITK)
1. Meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengelola wisata dalam mengelola sampah serta menjaga kebersihan dan keberlanjutan kawasan wisata;
2. Mengurangi volume sampah di Kawasan Wisata Tanjung Gading melalui penerapan insinerator sederhana;
3. Menyediakan teknologi tepat guna yang mudah dioperasikan untuk mendukung pengelolaan sampah kawasan wisata;
4. Mendorong pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan guna mengurangi potensi pencemaran tanah akibat pembakaran sampah secara langsung;
5. Mendukung pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Kawasan Wisata Tanjung Gading; dan
6. Menciptakan kawasan wisata yang lebih bersih dan nyaman.