Asap Berkurang, Lingkungan Bersih: Insinerator Karya Mahasiswa ITK Hadir di RT 31 Kelurahan Karang Joang Kota Balikpapan

  • Ketua Pengabdian: Dr. Ir. Hijriah, S.T., M.T.
  • Tahun Pengabdian: 2026

Deskripsi

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata dari kalangan akademisi, khususnya mahasiswa, dalam menjawab berbagai tantangan sosial, termasuk di bidang pengelolaan lingkungan. Pengelolaan sampah yang baik di tingkat masyarakat menjadi penting untuk mengurangi pencemaran lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup. Namun, di kawasan permukiman padat, keterbatasan lahan dan minimnya fasilitas pengolahan sampah seringkali menjadi kendala utama dalam penerapan sistem pengelolaan sampah yang efektif.

 

Mitra kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Desa (PMMD) adalah masyarakat RT 31 Kelurahan Karang Joang yang terletak di Jalan Soekarno Hatta KM. 15, Balikpapan Utara. Kawasan ini merupakan wilayah permukiman yang didominasi oleh rumah sewa dan kos-kosan, sehingga menghasilkan timbulan sampah rumah tangga yang cukup tinggi, khususnya sampah plastik. Berdasarkan hasil observasi lapangan, ditemukan beberapa permasalahan utama, yaitu belum optimalnya pemilahan sampah sejak dari sumber, tingginya volume sampah residu yang tidak dapat didaur ulang, serta masih adanya praktik pembakaran sampah secara terbuka yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan sekitar.

 

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim PMMD Institut Teknologi Kalimantan yang terdiri dari tiga dosen pembimbing, yaitu Dr. Ir. Hijriah, S.T., M.T. (Teknik Sipil), Ir. Andi Sahputra Depari, S.T., M.Arch. (Arsitektur), dan Hesti Rosita Dwi Putri, S.Pd., M.Ds (Desain Komunikasi Visual), serta sembilan mahasiswa dari berbagai program studi yang meliputi Teknik Kimia, Teknik Material dan Metalurgi, serta Teknik Sipil. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis masyarakat, di mana warga RT 31 dilibatkan secara aktif mulai dari tahap perencanaan hingga operasional program, guna memastikan keberlanjutan manfaat yang dirasakan secara jangka panjang.

 

Acara pembukaan kegiatan dihadiri oleh Ketua RT 31 Bapak Shokim Ariadi, warga setempat, serta perwakilan penghuni kos di wilayah KM. 15 Karang Joang. Dalam kesempatan tersebut, tim pengabdian memaparkan seluruh program kerja yang akan dilaksanakan dan memohon dukungan serta kerja sama dari semua pihak agar kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

 

 

Program utama kegiatan pengabdian adalah perancangan dan pembangunan insinerator ramah lingkungan berbasis sistem minim asap. Sebelum dibangun, tim terlebih dahulu melakukan survei lokasi dengan mempertimbangkan arah angin, aksesibilitas, dan volume sampah harian di wilayah RT 31. Insinerator yang dibangun menggunakan prinsip pembakaran dua tahap dengan ruang bakar dari bata ringan (hebel) berkonduktivitas rendah, dilengkapi sistem suplai udara bertingkat, baffle, venturi, serta cerobong dari plat besi berlapis cat tahan panas. Dengan pendekatan ini, sampah dapat dikonversi menjadi abu residu sekitar 5–10% dari volume awal, sehingga emisi asap yang dihasilkan jauh lebih rendah dibandingkan pembakaran sampah terbuka yang biasa dilakukan warga.

 

 

Kegiatan kedua adalah edukasi strategis bagi kelompok ibu rumah tangga dan pemilik kos di lingkungan RT 31. Melalui workshop "Manajemen Sampah Berbasis Circular Economy", peserta diajari cara memilah sampah menjadi tiga kategori: organik, plastik bernilai, dan residu. Selain itu, peserta juga dilatih untuk memanfaatkan sampah plastik bernilai ekonomi menjadi produk kreatif berupa vas bunga dari botol plastik bekas. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat dari sekadar membuang sampah menjadi mengelolanya sebagai aset yang memiliki nilai guna, sekaligus mengurangi volume sampah plastik yang tercampur di tempat penampungan.

 

 

Salah satu kegiatan menarik lainnya yang berhasil dilaksanakan oleh tim PMMD adalah program "Little Green Hero" yang menyasar anak-anak TK di sekitar KM. 15. Program ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami. Anak-anak diajak untuk mengenal berbagai jenis sampah dan cara membuangnya di tempat yang tepat melalui metode bermain peran, cerita kreatif, serta alat peraga berupa miniatur tempat sampah berwarna. Selain itu, dibagikan pula stiker edukatif untuk dipasang di rumah sebagai pengingat bagi orang tua, sehingga anak-anak dapat berperan sebagai "polisi sampah" di keluarganya masing-masing dan turut mendorong kebiasaan pemilahan sampah secara tidak langsung.

 

Setelah konstruksi insinerator selesai, dilakukan uji coba perdana dengan membakar berbagai jenis sampah residu yang telah terpilah. Suhu pembakaran dipantau menggunakan termokopel untuk memastikan suhu di atas 600°C agar asap dapat terurai secara sempurna. Perwakilan warga RT 31 kemudian didampingi secara langsung untuk menjadi operator insinerator, mulai dari cara menyalakan api, memasukkan sampah secara bertahap, hingga membersihkan abu sisa pembakaran. Pendampingan operasional dilaksanakan selama lebih dari dua minggu hingga warga mampu mengoperasikan alat secara mandiri.

 

 

Tahap akhir kegiatan meliputi evaluasi program melalui diskusi bersama warga dan pengurus RT guna mengukur perubahan persepsi dan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Selanjutnya dilakukan serah terima teknologi tepat guna berupa insinerator minim asap kepada masyarakat RT 31 Kelurahan Karang Joang, disertai sosialisasi mengenai cara penggunaan dan perawatan alat agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Dengan adanya program ini, diharapkan RT 31 Kelurahan Karang Joang dapat membangun sistem pengelolaan sampah mandiri berbasis komunitas yang sejalan dengan pencapaian SDGs. 

 

Tim Pelaksana Pengabdian:

Dosen Pembimbing

1.    Dr. Ir. Hijriah, S.T., M.T.
2.    Ir. Andi Sahputra Depari, S.T., M.Arch.
3.    Hesti Rosita Dwi Putri, S.Pd., M.Ds

 

Mahasiswa

1. Nurul Azizah
2. Ni Putu Amanda Oktavia
3. Renalita Ridha Shintya
4. Satrio Andi Wicaksono
5. Muhammad Fariz Bhagaskara
6. Patianus Gwijangge
7. Abyan Naufal Abudllah
8. Dicky Himawan
9. M. Ariel Eka Setiawan


Manfaat

Manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh tim PMMD Institut Teknologi Kalimantan di RT 31 Kelurahan Karang Joang mencakup kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan permukiman, serta memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat. Adapun manfaat kegiatan ini adalah sebagai berikut:

1. Pembangunan insinerator ramah lingkungan berbasis sistem minim asap memberikan solusi nyata bagi permasalahan pengelolaan sampah residu di kawasan hunian padat. Dengan teknologi pembakaran dua tahap dan sistem kontrol udara, praktik pembakaran sampah terbuka yang selama ini dilakukan warga dapat dikurangi secara signifikan, sehingga kualitas udara dan kesehatan lingkungan permukiman turut meningkat.
2. Kegiatan edukasi pemilahan sampah dan pelatihan pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomi, seperti vas bunga dari botol plastik bekas, memberikan pengalaman langsung kepada ibu rumah tangga dan penghuni kos dalam mengelola sampah rumah tangga berbasis prinsip circular economy. Kegiatan ini tidak hanya mengurangi volume sampah residu, tetapi juga membuka peluang usaha kreatif bagi masyarakat.
3. Program "Little Green Hero" yang ditujukan kepada anak-anak TK di sekitar KM 15 memberikan manfaat jangka panjang melalui penanaman nilai kepedulian lingkungan sejak usia dini. Melalui metode bermain peran, cerita kreatif, dan alat peraga, anak-anak dikenalkan pada cara memilah dan membuang sampah yang benar, sehingga terbentuk kebiasaan peduli lingkungan yang berkelanjutan dalam lingkungan keluarga.

AGENDA

12

Mar

Workshop Pembuatan Video Aftermovie KKN ITK
09.00 WITA s/d 12.00 WITA
Zoom Meeting : https://s.itk.ac.id/video_aftermovie

16

Feb

Scholarship Info Session : AUSTRALIA AWARDS
10.00 - 12.00 WITA
Zoom Cloud Meeting (https://s.itk.ac.id/zoom_aas)

11

Feb

Diseminasi Inovasi Edisi #1
13.30 WITA - Selesai
Via zoom meeting dan Youtube Institut Teknologi Kalimantan
Lihat Selengkapnya