Transformasi Kampung Pesisir: Mewujudkan Hunian Sehat dan Hemat Energi Berbasis Inovasi Hijau

  • Fokus Riset: Smart City

  • Ketua Peneliti: Ir. Rulliannor Syah Putra, S.T., M.Ars.
  • Tahun Penelitian: 2025

Deskripsi

Inovasi hijau dalam desain permukiman kumuh merupakan pendekatan perancangan yang berfokus pada peningkatan kualitas hunian melalui penghematan energi, peningkatan kenyamanan termal, serta pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Pendekatan ini diterapkan pada kawasan padat dan tidak terencana seperti Kampung Pesisir Pinisi, yang memiliki tantangan utama berupa keteraturan bangunan yang rendah, minimnya sanitasi, tingginya konsumsi energi, dan kondisi iklim tropis lembab yang menyebabkan suhu ruang dalam rumah menjadi panas.

 

Dalam penelitian ini, inovasi hijau dipahami sebagai serangkaian strategi desain yang mampu mengurangi dampak negatif lingkungan dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya. Prinsip ini diwujudkan melalui analisis spasial kawasan (figure-ground, sirkulasi, ambang ruang, dan node sosial) serta evaluasi kenyamanan termal bangunan menggunakan metode simulasi termal berbasis perangkat lunak Rhino–Grasshopper dengan plugin Ladybug Tools.

 

 

 

Simulasi termal dilakukan untuk mengetahui bagaimana orientasi bangunan, material dinding dan atap, ventilasi silang, serta keberadaan bangunan tinggi di sekitar lokasi mempengaruhi suhu dalam ruang. Hasil simulasi menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara dua rumah sampel, di mana bangunan dengan ventilasi silang yang lebih baik dan mendapatkan bayangan dari gedung tinggi memiliki suhu lebih rendah dibandingkan rumah yang terbuka penuh terhadap radiasi matahari dan minim bukaan.

 

Penerapan inovasi hijau dalam penelitian ini tidak hanya menekankan pada aspek teknis bangunan, tetapi juga memperhatikan kondisi sosial-budaya kawasan. Pola ruang, fungsi bangunan, hingga area interaksi masyarakat dianalisis untuk memahami bagaimana desain dapat mendukung aktivitas sehari-hari warga dan membangun kenyamanan ruang luar maupun dalam.

 

 

Rekomendasi Desain Rumah 1 lantai Bu Salma (Sampel 1)

Rekomendasi desain meliputi penerapan ventilasi silang, penambahan elemen shading, penggunaan material yang lebih ramah lingkungan, pengoptimalan pencahayaan alami, serta penataan ulang ruang luar untuk memperbaiki sirkulasi dan kualitas udara. Dengan demikian, inovasi hijau menawarkan alternatif penataan permukiman yang tidak hanya meningkatkan kualitas fisik lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesehatan penghuni, mengurangi beban energi, dan menciptakan hunian yang lebih layak dan berkelanjutan.

 

 

 

Rekomendasi Desain Rumah 2 lantai Bu Jumriah (Sampel 2)

 

 

 

Anggota Tim :

Rizky Nur Rahman, S.Ars., M.Ars. 
Hermawan Juliansyah, S.Ars.


Manfaat

1. Memberikan pemahaman mendalam mengenai pola spasial, morfologi, sirkulasi, dan karakter sosial-budaya Kampung Pesisir Pinisi, sehingga dapat menjadi dasar perencanaan desain permukiman kumuh yang lebih terstruktur, kontekstual, dan berkelanjutan.
2. Menghasilkan analisis performa termal bangunan menggunakan simulasi Rhino–Grasshopper–Ladybug, sehingga dapat diketahui faktor-faktor bangunan yang mempengaruhi kenyamanan termal dan rekomendasi desain pasif yang efektif untuk permukiman padat di iklim tropis lembab.
3. Menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya yang berfokus pada penerapan inovasi hijau, desain hemat energi, maupun pengembangan prototipe rumah sehat di kawasan permukiman kumuh pesisir dengan karakter serupa.
4. Memberikan alternatif solusi desain berbasis inovasi hijau, termasuk prototipe desain rumah dan perbaikan kualitas lingkungan, yang dapat digunakan pemerintah daerah, akademisi, maupun praktisi sebagai rujukan dalam program penataan atau peremajaan kawasan kumuh.
5. Mendorong pengembangan desain permukiman yang lebih berkelanjutan, melalui rekomendasi pemanfaatan ventilasi silang, pengelolaan radiasi matahari, elemen shading, optimalisasi sirkulasi udara, dan pemilihan material yang lebih ramah lingkungan.
6. Berperan dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat kawasan kumuh, dengan menyediakan konsep hunian yang lebih sehat, nyaman, dan hemat energi berdasarkan hasil analisis spasial dan termal.

AGENDA

12

Mar

Workshop Pembuatan Video Aftermovie KKN ITK
09.00 WITA s/d 12.00 WITA
Zoom Meeting : https://s.itk.ac.id/video_aftermovie

16

Feb

Scholarship Info Session : AUSTRALIA AWARDS
10.00 - 12.00 WITA
Zoom Cloud Meeting (https://s.itk.ac.id/zoom_aas)

11

Feb

Diseminasi Inovasi Edisi #1
13.30 WITA - Selesai
Via zoom meeting dan Youtube Institut Teknologi Kalimantan
Lihat Selengkapnya