Provinsi Kalimantan Timur adalah wilayah di Indonesia di mana industri pertambangan dan penggalian masih menjadi sektor utama yang mempengaruhi perekonomian daerah dan Indonesia secara keseluruhan. Namun demikian, pemerintah daerah harus berupaya untuk mendorong sektor ekonomi lain agar tidak terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga pasar dunia. Sebagai contoh, sektor pertanian, termasuk perikanan, merupakan potensi komoditas terpenting di Kalimantan Timur. Pengembangan Pelabuhan perikanan di wilayah pesisir Kalimantan Timur sangat penting sebagai pusat kegiatan ekonomi lokal dan juga sebagai tempat untuk menjaga keberlanjutan sumber daya ikan. Selain itu, dengan perkembangan pembangunan Ibukota Negara Nusantara (IKN) di wilayah Balikpapan dan Penajam Paser Utara, penting untuk meninjau kembali fungsi pelabuhan sebagai penunjang konektivitas transportasi perairan di IKN.
Penelitian ini dilaksanakan oleh dosen Prodi Teknik Kelautan bersama dengan mahasiswa. Adapun lokasi penelitian meliputi Pelabuhan Perikanan (PP) Kampung Baru Tengah – Balikpapan, PP Klandasan - Balikpapan, Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Manggar Baru - Kota Balikpapan, dan PPI Api-Api - Penajam Paser Utara. Adapun melalui penelitian ini diharapkan terdapat informasi terkait tingkat kesesuaian kondisi pelabuhan perikanan di sekitar Balikpapan dan Penajam Paser Utara dibandingkan dengan standar pelabuhan perikanan di Indonesia. Sehingga melalui proses tersebut dapat dihasilkan identifikasi awal dalam pola jaringan pelabuhan perikanan sebagai penyangga transportasi dan jalur distribusi hasil perikanan ke IKN.
1) mengeksplorasi dan menemukan potensi pengembangan pelabuhan perikanan di sekitar Balikpapan dan Penajam Paser Utara, khususnya untuk Sektor Perikanan dan Transportasi Perairan dalam mendukung wilayah IKN.
2) Mendapatkan Peta Jaringan Pelabuhan Perikanan di sekitar Balikpapan dan Penajam Paser Utara sebagai upaya di sekitar Balikpapan dan Penajam Paser Utara.