Detail Penelitian


Perancangan Prototipe Alat Pengendalian Kualitas Pada Produksi Madu Untuk Mendukung Ketahanan Pangan

Tahun 2025 Ketua: Ir. Arini Anestesia Purba, M.T. Pertanian dan Pangan
Perancangan Prototipe Alat Pengendalian Kualitas Pada Produksi Madu Untuk Mendukung Ketahanan Pangan

Perancangan sistem ini digunakan untuk mengetahui  berapa kadar air yang ada pada produksi madu tersebut. Setelah dilakukan  perencangan sistem Langkah selanjutnya adalah proses perakitan berdasarkan gambar 3D alat penetralisir kadar air pada madu. Berikut ini merupakan hasil dari pembuatan alat penetralisir pada madu dengan menggunakan Internet of Things.

 

 

Setelah dilakukan perancangan Alat penetralisir Kadar Air pada Madu, selanjutnya adalah melakukan hasil pengujian Tes Kadar Air pada sampel madu yang telah dilakukan. Berikut ini merupakan hasil dari pengujian tes Kadar Air pada madu.

 

 

 

Berdasarkan  Tabel 1 dan Gambar 3  didapatkan  kadar air pada madu akan semakin berkurang dari tanpa menggunakan alat penetralisir  untuk madu trigona  yaitu 27%,  cerana  43%, dan  dorsata sebanyak  30 persen menjadi mengikuti standar SNI yaitu  22 %. Proses Penurunan Kadar Air juga lebih cepat dari semula  dapat dilakukan 5 hari, menjadi  5 jam untuk madu trigona,  7 jam untuk madu  cerana,  dan 9 jam untuk madu dorsata. Kualitas madu dan Proses  penetralisir kadar air yang cepat dapat meningkatkan kualitas dan  produktivitas madu.

 

Tim Peneliti:

1. Arini Anestesia Purba (Teknik Industri /Fakultas Rekayasa dan Teknologi Industri)
2. Mayati Isabella (Rekayasa Keselamatan /Fakultas Rekayasa dan Teknologi Industri)
3. Amalia Nur Kumalaningrum (Teknologi Pangan/ Fakultas Rekayasa dan Teknologi Industri)
4. Rafa Ahza Aqilasyam (Teknik Industri /Fakultas Rekayasa dan Teknologi Industri)  
5. Ricky Alfian (Teknik Elektro / Fakultas Sains dan Teknologi Industri)
6. Ali Imran (Teknik Mesin / Fakultas Rekayasa dan Teknologi Industri)
7. Naufal Zanuar F (Teknik Elektro / Fakultas Sains dan Teknologi Industri)
8. M. Akbar Adi F (Teknik Mesin / Fakultas Rekayasa dan Teknologi Industri)

Manfaat

1. Membantu cara pembuatan alat penetralisir madu untuk menurunkan kadar air pada madu, sehingga madu dapat tahan.
2. Menjadi acuan untuk membuat alat pengendalian kualitas dengan menggunakan Internet of Things.
3. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai alat pengendalian kualitas dan meningkatkan produktivitas Petani Madu.