Penyusunan Justifikasi Teknis dan Disaster Recovery Plan (DRP) untuk Pengembangan Data Center UPA TIK ITK

  • Fokus Riset: Smart City

  • Ketua Peneliti: Ir. I Putu Deny Arthawan Sugih Prabowo, M.Eng.
  • Tahun Penelitian: 2025

Deskripsi

Pengembangan infrastruktur TIK, termasuk data center di ITK perlu dilakukan untuk menunjang keberlangsungan layanan-layanan TIK di ITK, yang mana hal ini selaras dengan perkembangan Kampus ITK semakin dinamis, termasuk perkembangan jumlah Civitas Akademik ITK sebagai user (pengguna) layanan-layanan TIK di ITK dari tahun ke tahun. Saat ini, ITK belum didukung oleh data center berstandar minimal Tier III. Selain itu, disaster recovery plan (DRP) terkait TIK di ITK belum tersedia. Kondisi eksisting seperti ini membuat layanan-layanan TIK di ITK yang menunjang operasional atau proses bisnis terkait administrasi umum, akademik dan kemahasiswaan, serta penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, rentan mengalami incident (penurunan performa layanan TIK atau bahkan terburuk, downtime) akibat disaster (bencana) yang disebabkan oleh faktor-faktor terkait alam, manusia (termasuk sabotase), dan teknologi, yang mana beberapa contoh disaster dimaksud pernah terjadi di ITK, seperti: power outage dan kesalahan prosedur kerja pada proyek di ITK yang berakibat pada kabel fiber optic terputus (berakibat pada internet connection outage di area tertentu seperti Gedung Lab. Terpadu ITK). Penelitian ini merupakan pengembangan penelitian kolaborasi tahun 2024 yang menghasilkan dokumen justifikasi teknis untuk kasus pengembangan data center di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi XYZ. Dengan demikian, hal ini melatarbelakangi penyusunan dokumen justifikasi teknis dan DRP untuk mendukung kebutuhan Proyek Pengembangan Data Center ITK pada masa mendatang (dikelola oleh UPA TIK ITK).

 

Standar, framework, dan guidelines (pedoman) seperti ANSI/TIA-942, SNI 8799, ISO 27001:2022, ISO 27005:2022, ISO 31000:2018, ISO 27031:2011, NIST SP 800-34, NFPA 75, NFPA 76, NFPA 110, dan Pedoman ASHRAE, digunakan sebagai acuan dalam penyusunan dokumen justifikasi teknis dan DRP terkait. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, identifikasi aset kritikal, analisis risiko, dan analisis dampak risiko terkait, serta penyusunan dan pengujian dokumen. Proses pengujian mencakup focus group discussion (FGD) bersama dengan UPA TIK ITK dan simulasi DRP dilakukan dengan skenario server downtime akibat power outage serta internet (LAN) connection downtime di Gedung Lab. Terpadu ITK akibat kesalahan prosedur kerja pada proyek di ITK (berdasarkan disaster nyata terkait yang terjadi di ITK).

 


Gambar 1. Alur terkait

 

Gambar 2. Sesi FGD Justifikasi Teknis dan DRP

 

Gambar 3. Sesi Simulasi DRP

 

Hasil penelitian berupa masing-masing dokumen Justifikasi Teknis yang merekomendasikan desain data center berstandar minimal Tier III atau Tier IV (dapat diakses di: s.itk.ac.id/justektikitk2025) serta DRP yang berisi prosedur pemulihan dari berbagai jenis disaster (dapat diakses di: s.itk.ac.id/drptikitk2025).

 

Gambar 4. Contoh Tampilan Dokumen Justifikasi Teknis

 

 

Draft kedua dokumen tersebut telah melalui proses revisi berdasarkan hasil FGD dan uji simulasi terkait, dan sedang dalam proses finalisasi untuk diusulkan dalam Surat Keputusan Rektor ITK. Luaran penelitian ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan infrastruktur TIK, termasuk data center ITK secara berkelanjutan yang berdampak pada keberlangsungan seluruh layanan TIK di ITK.

 

 

Tim Peneliti:

1. Ir. I Putu Deny Arthawan Sugih Prabowo, M.Eng. (Sistem Informasi/JTEIB/FSTI/ITK).
2. Riska Kurniyanto Abdullah, S.T., M.Kom. (Informatika/JTEIB/FSTI/ITK).
3. Dwi Arief Prambudi., M.Kom. (Sistem Informasi/JTEIB/FSTI/ITK).
4. Yesi Destri Seppang (Sistem Informasi/JTEIB/FSTI/ITK).


Manfaat

1.) Memahami referensi-referensi, termasuk standar dan framework terkait dalam penyusunan justifikasi teknis dan disaster recovery plan (DRP) dalam pengembangan data center yang dikelola oleh Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi, Institut Teknologi Kalimantan (UPA TIK ITK).

2.) Menjadi dasar/referensi dalam Kebijakan Pimpinan ITK berkaitan dengan pengembangan infrastruktur TIK, termasuk data center di ITK yang menunjang layanan-layanan TIK sebagai bagian dari operasional ITK, selaras dengan perkembangan dinamis Kampus ITK (termasuk perkembangan secara signifikan jumlah Civitas Akademik ITK selaku user layanan-layanan TIK di ITK dari tahun ke tahun).

3.) Memastikan pengembangan infrastruktur TIK, termasuk data center di ITK pada masa mendatang yang menunjang layanan-layanan TIK sebagai bagian dari operasional ITK, sudah sesuai dengan justifikasi teknis terkait yang sesuai dengan referensi-referensi terkait (ANSI/TIA 942, SNI 8799, ISO 27001:2022, ISO 27005:2022, ISO 31000:2018, Pedoman ASHRAE, NFPA 75, NFPA 76, ITU-T H.265, dan sebagainya).

4.) Membantu UPA TIK ITK melalui “kolaborasi” penyusunan DRP, yang mana DRP berkaitan dengan sumber daya TIK (terutama infrastruktur TIK) belum tersedia saat ini.

5.) Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai suatu referensi bagian penelitian-penelitian terkait untuk kasus organisasi yang sama atau berbeda di masa mendatang.

AGENDA

12

Mar

Workshop Pembuatan Video Aftermovie KKN ITK
09.00 WITA s/d 12.00 WITA
Zoom Meeting : https://s.itk.ac.id/video_aftermovie

16

Feb

Scholarship Info Session : AUSTRALIA AWARDS
10.00 - 12.00 WITA
Zoom Cloud Meeting (https://s.itk.ac.id/zoom_aas)

11

Feb

Diseminasi Inovasi Edisi #1
13.30 WITA - Selesai
Via zoom meeting dan Youtube Institut Teknologi Kalimantan
Lihat Selengkapnya