Dalam era digital saat ini, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satu inovasi yang semakin berkembang adalah konsep smart school yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan manajemen pendidikan secara lebih efisien. Salah satu komponen penting dalam pengembangan smart school adalah penerapan sistem informasi akademik yang terintegrasi yang dapat membantu dalam mengelola berbagai aspek administrasi pendidikan. Sistem informasi akademik berbasis smart school tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk menyimpan dan mengelola data secara digital, tetapi juga memungkinkan proses pemantauan dan evaluasi. Pengembangan smart school berbasis sistem informasi akademik merupakan langkah strategis untuk menyongsong pendidikan yang lebih modern, inklusif, dan berbasis data. Dengan pemanfaatan teknologi informasi yang tepat, diharapkan kualitas pendidikan dapat ditingkatkan, proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif, serta pengelolaan administrasi sekolah dapat dilakukan dengan lebih akurat dan terorganisir.
Penerapan konsep smart school di daerah pedesaan merupakan tantangan sekaligus peluang besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur dan akses terhadap teknologi. Meskipun secara umum smart school berfokus pada pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung proses belajar mengajar dan pengelolaan sekolah, penerapannya di daerah pedesaan memerlukan pendekatan yang lebih adaptif dengan mempertimbangkan kondisi lokal yang ada. Berdasarkan observasi, sekolah dipedesaan melakukan penginputan data melalui Ms. Excel tetapi tetap saja dilakukan dengan input secara manual di kertas pada saat penerimaan siswa baru. Selanjutnya baru di inputkan ke dalam Ms. Excel. sehingga aktivitas tersebut membutuhkan waktu yang lebih lama kisaran waktu 3- 4 jam. Begitu pula pada data guru juga masih manual terdapat pada kertas meskipun kemudian akan di input ke. dalam Ms. Excel sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama kisaran waktu 3-4 jam. Oleh karena itu, kami membangun sistem informasi terintegrasi dengan berbasis smart school yang diterapkan khususnya di daerah pedesaan.
Berikut hasil pengembangan yang dilakukan. System informasi yang sudah dibuat diujicobakan ke salah satu sample sekolah di pedesaan. Berikut tampilan login dari system yang dibuat. System dibuat dengan 3 role yakni guru, siswa dan admin. Hasil fitur yang berhasil dikembangkan ada 27 Usecase diagram dengan 3 iterasi dilakukan dalam pembangunan. Berikut gambar di bawah merupakan tampilan login dari system yang dibuat dengan memasukkan informasi username dan password.
Dalam realisasinya, pengerjaan yang dilakukan sudah sesuai dengan ideal waktu pengerjaan yang dilakukan
1. Meningkatkan kualitas pendidikan
2. Mengintegrasikan teknologi modern untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan efektif.