Pembangunan Sistem Informasi Pengajuan Cuti Pegawai pada Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Timur Menggunakan Metode Waterfall

  • Fokus Riset: Smart City

  • Ketua Peneliti: Vika Fitratunnany Insanittaqwa, S.Kom., M.Kom.
  • Tahun Penelitian: 2025

Deskripsi

Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menegaskan bahwa penerapan SPBE bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan efektivitas layanan pemerintahan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu instansi pemerintah yang menerapkan prinsip tersebut adalah Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Timur (BBKHIT KalTim).

 

Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Yasir selaku Fungsional Pranata Komputer di BBKHIT KalTim, teridentifikasi beberapa permasalahan dalam proses pengajuan cuti pegawai. Proses pengajuan cuti masih dilakukan secara manual dengan tahapan birokrasi yang panjang, sehingga berisiko menimbulkan kehilangan atau kerusakan dokumen fisik. Selain itu, pengajuan cuti dari satuan pelayanan ke kantor pusat memerlukan waktu yang lama, tidak tersedianya informasi real-time mengenai sisa kuota cuti, serta potensi ketidaksesuaian data cuti yang dapat berdampak pada status kehadiran dan pemotongan gaji pegawai.

 

Permasalahan tersebut menunjukkan perlunya sistem yang mampu mengotomatisasi proses pengajuan dan pengelolaan data cuti pegawai. Oleh karena itu, dalam penelitian berjudul “Pembangunan Sistem Informasi Pengajuan Cuti Pegawai pada Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Timur Menggunakan Metode Waterfall”, dikembangkan SICuti, yaitu sistem informasi pengajuan cuti berbasis web. Sistem ini dibangun menggunakan Express.js sebagai backend, React.js sebagai frontend, dan MySQL sebagai basis data. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall, dengan penekanan pada dokumentasi pengembangan sistem sebagai acuan dari tahap analisis hingga pengujian.

 

Tahap definisi kebutuhan menghasilkan dokumen Software Requirements Specification (SRS) yang memuat kebutuhan fungsional dan non-fungsional, definisi aktor, rancangan antarmuka pengguna, serta pemodelan use case dalam bentuk use case diagram dan use case scenario. Dokumen SRS ini menjadi acuan utama dalam pengembangan sistem. Selanjutnya, disusun dokumen Software Design Description (SDD) yang berisi spesifikasi teknis sistem, meliputi arsitektur sistem, desain basis data, antarmuka pengguna, dan alur proses utama sebagai panduan implementasi.

 

Tahap implementasi dilakukan berdasarkan SDD dengan membangun sistem menggunakan React.js, Express.js, dan MySQL secara terstruktur sesuai modul yang telah dirancang. Pengujian unit dilakukan pada sisi backend menggunakan metode white-box testing dengan framework Jest untuk memastikan setiap fungsi berjalan dengan baik. Setelah itu, dilakukan pengujian sistem menggunakan metode black-box testing untuk memastikan kesesuaian fungsi sistem secara keseluruhan. Pengujian dilakukan bersama pihak BBKHIT KalTim dan didokumentasikan dalam Software Test Documentation (STD). Tampilan halaman Login SICuti dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

 

 

Setelah seluruh pengujian selesai dan sistem dinyatakan berjalan dengan baik, sistem diinstalasikan pada server BBKHIT KalTim agar dapat digunakan oleh pegawai. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan cuti pegawai di BBKHIT KalTim. Selain itu, juga telah dibuat buku panduan agar pegawai dapat mengoperasikan SICuti sesuai dengan fungsionalitas yang semestinya. Tampilan halaman Dashboard SICuti dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

 

 

Anggota :

1. Vika Fitratunnany Insanittaqwa, S.Kom., M.Kom.
2. Yuyun Tri Wiranti, S.Kom., M.MT.
3. Dwi Nur Amalia, S.Kom., M.Kom.


Manfaat

Manfaat yang didapatkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Membantu memudahkan Kepala Balai, Sub Bagian Umum dan Pegawai Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kalimantan Timur dalam melakukan proses pengajuan cuti agar lebih efektif dan efisien.
2. Membantu memudahkan Kepala Balai, Sub Bagian Umum dan Pegawai dalam mengakses informasi cuti dan informasi pengajuan cuti secara real-time.
3. Membantu memudahkan Sub Bagian Umum dalam merekap sisa kuota cuti pegawai dan pegawai untuk mengetahui sisa kuota cuti yang masih tersedia.

 

AGENDA

12

Mar

Workshop Pembuatan Video Aftermovie KKN ITK
09.00 WITA s/d 12.00 WITA
Zoom Meeting : https://s.itk.ac.id/video_aftermovie

16

Feb

Scholarship Info Session : AUSTRALIA AWARDS
10.00 - 12.00 WITA
Zoom Cloud Meeting (https://s.itk.ac.id/zoom_aas)

11

Feb

Diseminasi Inovasi Edisi #1
13.30 WITA - Selesai
Via zoom meeting dan Youtube Institut Teknologi Kalimantan
Lihat Selengkapnya