Mobile Photovoltaic Station dengan Single Axis Solar Tracking

  • Fokus Riset: Energi

  • Ketua Peneliti: Ir. Raftonado Situmorang, S.T., M.T.
  • Tahun Penelitian: 2025

Deskripsi

Balikpapan – Tim peneliti Institut Teknologi Kalimantan (ITK) kembali menghasilkan inovasi di bidang energi terbarukan melalui penelitian bertajuk “Rancang Bangun Mobile Photovoltaic Station dengan Single Axis Solar Tracking”. Penelitian ini dilaksanakan sebagai bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek penelitian yang berorientasi pada pengembangan teknologi ramah lingkungan dan berkelanjutan.

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan sumber energi listrik yang bersifat portabel dan ramah lingkungan, baik untuk kebutuhan darurat, kegiatan luar ruang, maupun kawasan dengan keterbatasan akses jaringan listrik. Sebagai solusi, dikembangkan sebuah stasiun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) mobile yang dilengkapi dengan sistem pelacak matahari satu sumbu (single axis solar tracker).

 

Sistem Mobile Photovoltaic Station ini menggunakan panel surya berkapasitas 500 Wp yang dipasang pada rangka mobile dengan towing system, sehingga dapat dipindahkan ke berbagai lokasi sesuai kebutuhan. Energi listrik yang dihasilkan disimpan dalam baterai deep-cycle 12 V 100 Ah dan dikonversi menjadi tegangan AC menggunakan inverter pure sine wave 400 W. Mekanisme pelacakan matahari satu sumbu dikendalikan secara otomatis menggunakan aktuator linier dan sistem kontrol berbasis logika fuzzy.

 

Pengujian sistem dilakukan selama tujuh hari dengan pengambilan data dari pukul 08.00 hingga 18.00 WITA. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan sistem single axis solar tracking mampu meningkatkan daya listrik yang dihasilkan secara signifikan. Rata-rata peningkatan daya yang diperoleh mencapai 37,97% dibandingkan dengan sistem photovoltaic statis tanpa pelacakan matahari.

 

Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Mobile Photovoltaic Station dengan Single Axis Solar Tracking memiliki potensi besar sebagai sumber energi listrik alternatif yang efisien, fleksibel, dan ramah lingkungan. Selain mendukung konsep green campus ITK, inovasi ini juga berpotensi diaplikasikan pada daerah terpencil, lokasi bencana, serta berbagai aktivitas luar ruang yang membutuhkan pasokan listrik mandiri.

 

Penelitian ini menghasilkan luaran berupa prototipe fungsional, artikel ilmiah pada jurnal nasional, publikasi di laman LPPM ITK, serta Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Ke depan, pengembangan lebih lanjut dapat difokuskan pada peningkatan kapasitas daya, integrasi sistem monitoring berbasis IoT, serta pengujian jangka panjang untuk menilai keandalan sistem dalam berbagai kondisi lingkungan.

 

 

Anggota :

Muhammad Ridho Dewanto, S.T., M.T.;
Thorikul Huda, S.T., M.T.;


Manfaat

Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem pembangkit listrik tenaga surya yang bersifat mobile dan adaptif terhadap pergerakan matahari. Implementasi sistem single axis solar tracking terbukti meningkatkan daya keluaran listrik hingga 37,97% dibandingkan sistem statis. Hasil penelitian ini mendukung efisiensi pemanfaatan energi terbarukan, pengurangan emisi karbon, serta penerapan konsep green campus. Selain itu, sistem ini berpotensi diaplikasikan pada daerah terpencil, kegiatan luar ruang, dan kondisi darurat yang membutuhkan sumber listrik mandiri.

AGENDA

12

Mar

Workshop Pembuatan Video Aftermovie KKN ITK
09.00 WITA s/d 12.00 WITA
Zoom Meeting : https://s.itk.ac.id/video_aftermovie

16

Feb

Scholarship Info Session : AUSTRALIA AWARDS
10.00 - 12.00 WITA
Zoom Cloud Meeting (https://s.itk.ac.id/zoom_aas)

11

Feb

Diseminasi Inovasi Edisi #1
13.30 WITA - Selesai
Via zoom meeting dan Youtube Institut Teknologi Kalimantan
Lihat Selengkapnya