Mengolah Limbah Cair Laundry dengan Menggunakan Tanaman Eceng Gondok

  • Fokus Riset: Smart City

  • Ketua Peneliti: Basransyah, M.T. | Anggota: Rahmi Yorika, S.Si., M.Sc.
  • Tahun Penelitian: 2024

Deskripsi

Balikpapan – Institut Teknologi Kalimantan melalui Dosen Teknik Lingkungan melakukan penelitian “Penyisihan Kadar Fosfat pada Limbah Cair Laundry Menggunakan Eichhornia Crassipes Sebagai Agen Fitoremediasi”. Penelitian ini lolos pendanaan Penelitian Internal Institut Teknologi Kalimantan dengan skema Riset Dosen Pemula.

 

Penelitian ini diinisiasi oleh tim yang meliputi Basransyah, M.T. selaku ketua, Rahmi Yorika, S.Si., M.Sc. sebagai anggota dan dibantu oleh Agnes Beelyada Diwirya selaku mahasiswa Teknik Lingkungan ITK. Latar belakang dari penelitian karena masih banyaknya usaha laundry khususnya di Balikpapan yang membuang limbah cair hasil cucian langsung ke lingkungan tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu yang kemudian hal tersebut tentu akan berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan, kontaminan yang dominan pada limbah cair laundry adalah fosfat. Dari permasalahan tersebut sehingga tim peneliti mencoba mencari solusi bagaimana cara mengolah limbah cair laundry dengan cara yang mudah dan murah. Sehingga dipilih opsi pengolahan limbah cair laundry dengan teknologi fitoremediasi menggunakan tanaman Eichhornia Crassipes atau sering disebut dengan tanaman eceng gondok.

 

Tanaman eceng gondok dapat menyerap kontaminan organik maupun anorganik. Upaya untuk mengetahui kemampuan tanaman eceng dalam menyisihkan kontaminan pada limbah cair laundry yaitu dengan mengukur efesieni penyisihan nilai fosfat. Kadar fosfat penting diukur karena digunakan sebagai penduga adanya pencemaran dalam limbah cair laundry. Teknologi fitoremediasi dengan menggunakan tanaman eceng godok mampu menurunkan kadar fosfat karena tanaman eceng gondok memiliki akar yang mampu menyerap fosfat yang terdapat pada limbah cair laundry.  Efisiensi penyisihan nilai fosfat pada limbah cair laundry dengan teknologi fitoremediasi menggunakan tanaman eceng gondok adalah sebesar 33,59% dari konsetrasi awal nilai fosfat 0,559 mg/liter. 

 

Berdasarkan uraian diatas bahwa teknologi fitoremdiasi dengan menggunakan tanaman eceng gondok mampu menyisihkan fosfat yang ada pada limbah cair laundry. Kelebihan lain yang ada pada tanaman eceng gondok adalah ketersediannya melimpah sehingga mudah didapat, selain itu teknologi fitoremediasi dengan tanaman eceng gondok merupakan teknologi yang murah dalam mengolah limbah serta ramah lingkungan. Penulis berharap dengan adanya penelitian ini dapat memberikan inspirasi kepada pelaku usaha laundry atau perorangan bahwa mengolah limbah cair itu bisa dilakukan secara mandiri dengan cara yang mudah dan murah.


Manfaat

1. Memberikan referensi ilmu pengetahuan dan wawasan khususnya di bidang fitoremediasi sebagai alternatif pengolahan limbah cair  laundry.
2. Memberikan teknologi alternatif dan pengembangan metode yang ramah lingkungan serta ekonomis dalam menurunkan konsentrasi posfat pada limbah cair  Laundry.

AGENDA

12

Mar

Workshop Pembuatan Video Aftermovie KKN ITK
09.00 WITA s/d 12.00 WITA
Zoom Meeting : https://s.itk.ac.id/video_aftermovie

16

Feb

Scholarship Info Session : AUSTRALIA AWARDS
10.00 - 12.00 WITA
Zoom Cloud Meeting (https://s.itk.ac.id/zoom_aas)

11

Feb

Diseminasi Inovasi Edisi #1
13.30 WITA - Selesai
Via zoom meeting dan Youtube Institut Teknologi Kalimantan
Lihat Selengkapnya