Identifikasi Potensi Geothermal di Daerah Kalimantan Timur dengan Metode Geofisika

  • Fokus Riset: Energi

  • Ketua Peneliti: Meidi Arisalwadi | Anggota : Febrian Dedi Sastrawan, S.Si, M.Sc dan Rahmania, M.Sc ; Rasmid, M.Si
  • Tahun Penelitian: 2024

Deskripsi

Menurut data Badan Geologi-Kementerian ESDM, potensi panas bumi (Geothermal) yang dimiliki Indonesia menyimpan 40% cadangan dunia. Geothermal merupakan sumber energi panas yang terbentuk di dalam kerak bumi. Potensi energi panas bumi di Indonesia tersebar dari Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi panas bumi adalah Kalimantan Timur seperti di daerah Kabupaten kutai Kartanegara. Di daerah ini, terdapat beberapa manifestasi air panas bumi seperti di Air Panas Sanga-Sanga, Air Panas Mahkota Dondang, Telaga Air Panas Bukit Soeharto (Bappeda Kukar, 2020). Mata air panas pada daerah ini dianggap unik dibandingkan dengan mata air panas lainnya karena muncul di tempat yang jauh dari pegunungan api.  Air Panas Mahkota Dondang memiliki indikasi adanya potensi geothermal karena salah satu ciri yaitu munculnya manifestasi. Kemunculan manifestasi dapat terjadi karena adanya sesar atau kekar yang terbentuk di bawah permukaan, sehingga diperlukannya penelitian ini sebagai identifikasi awal dalam pendugaan struktur bawah permukaan dengan menggunakan metode geofisika. Dari hal tersebut,dapat diketahui sebaran potensi panas bumi pada daerah tersebut.. Metode Geofisika yang diterapkan untuk mendeteksi struktur bawah permukaan yaitu metode geolistrik, metode gravitasi, metode seismik, metode self pontential dan metode magnetik. Penelitian ini, metode geofisika yang diaplikasikan yaitu metode gravitasi dan metode seismik pasif mikrotremor. Metode gravitasi merupakan metode yang melibatkan pengukuran medan gravitasi bumi yang disebabkan karena adanya keanekaragaman nilai densitas. Kelebihan dari metode gravitasi dari metode lainnya yaitu dapat memberikan informasi yang cukup kompleks terkait dengan struktur bawah. Pada penelitian ini, digunakan metode seismik pasif yaitu mikrotremor. Mikrotremor merupakan metode yang digunakan untuk merekam getaran tanah yang sangat kecil dan muncul terus-menerus yang bersumber dari berbagai macam getaran seperti pergeseran lempeng bumi, dan aktifitas lainnya. Metode ini memiliki kelebihan yaitu tidak memerlukan sumber energi buatan untuk menghasilkan gelombang rambat, pengaplikasian yang mudah untuk di terapkan di daerah yang sensitif terhadap gangguan aktifitas manusia, memiliki kemampuan untuk dilakukan pemantauan secara berkala, serta dapat mengidentifikasi gelombang mikro yang memberikan hasil yang mendetail terkait struktur bawah permukaan yang bersifat variatif dan kompleks. Pengambilan data Mikrotremor seperti yang terlihat pada gambar 1. Lokasi penelitian dilakukan di Sekitar daerah pemandian Air panas Dondang, yang berada di kelurahan Dondang, Kec. Muara Jawa, Kab. Kutai Kartanegara. Pengambilan data mikrotremor dilakukan di 25 titik dengan luas wilayah daerah penelitian sebesar 1 km2. Penelitian ini dilalukan oleh tim peneliti dari Institut Teknologi Kalimantan dan Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan.

 

 

 

Gambar 1. Proses Pengambilan data Mikrotremor

 

Data mikrotremor dapat dianalisis menggunakan metode Horizontal to Vertical  Spectrum Ratio (HVSR). Metode Horizotal to Vertikal Spectral Ratio merupakan metode yang digunakan untuk menganalisis nilai frekuensi dan faktor amplifikasi suatu wilayah dengan cara memperhitungkan rasio amplitudo spektrum horizontal terhadap spektrum vertikal yang berasal dari getaran yang terekam di sekitar sumber receiver.

 


Manfaat

Sebagai acuan awal untuk mengetahui potensi panas bumi di kalimantan timur

AGENDA

12

Mar

Workshop Pembuatan Video Aftermovie KKN ITK
09.00 WITA s/d 12.00 WITA
Zoom Meeting : https://s.itk.ac.id/video_aftermovie

16

Feb

Scholarship Info Session : AUSTRALIA AWARDS
10.00 - 12.00 WITA
Zoom Cloud Meeting (https://s.itk.ac.id/zoom_aas)

11

Feb

Diseminasi Inovasi Edisi #1
13.30 WITA - Selesai
Via zoom meeting dan Youtube Institut Teknologi Kalimantan
Lihat Selengkapnya