Analisis Hubungan antara Dimensi Big Five Personality dengan Riwayat Kecelakaan Truk antar Provinsi berfokus pada penelitian mengenai korelasi antara kepribadian sopir truk dan riwayat kecelakaan mereka. Penelitian ini didasarkan pada dimensi Big Five Personality: Extraversive, Agreeableness, Conscientiousness, Neuroticism, dan Openness. Penelitian dilakukan di Kalimantan Timur, di mana terjadi kecelakaan truk yang signifikan, menyebabkan korban jiwa dan cedera. Penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional, dengan teknik purposive sampling terhadap 30 sopir truk untuk mengukur dimensi kepribadian mereka dan mengukur tingkat getaran pada 15 truk.

Gambar 1. Menghitung Getaran dengan Vibration Meter
Meskipun berbagai faktor seperti usia, pendidikan, jam kerja, dan ciri-ciri kepribadian diteliti, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara variabel-variabel tersebut dan riwayat kecelakaan sopir. Namun, pengukuran getaran menunjukkan bahwa sebagian besar truk melebihi ambang batas getaran yang dapat diterima, yang dapat berkontribusi pada kelelahan dan risiko keselamatan.

Gambar 2. Menghitung Getaran dengan Vibration Meter
Analisis Hubungan antara Dimensi Big Five Personality dengan Riwayat Kecelakaan Sopir Truk antar Provinsi dilakukan untuk mengetahui hubungan kepribadian supir truk dengan terjadinya kecelakaan yang pernah dialami, dalam penelitian ini juga bukan hanya pengukuran dari segi kepribadian dari supir truk namun juga dilakukan pengukuran terkait getaran full body untuk mengetahui faktor pengaruh dari lingkungan kerja yang mendukung terjadinya kecelakaan. Tahapan yang telah berjalan dalam penelitian ini yaitu mengidentifikasi faktor kepribadian supir truk sebagai faktor personal dan pengukuran getaran sebagai faktor lingkungan kerja yang dapat mempengaruhi terjadinya kecelakaan. Terdapat beberapa hal yang dapat dikembangkan dalam penelitian ini yaitu
- Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil yang telah diukur.
- Melakukan sosialisasi pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada supir truk guna keselamatan berkendara.