Penajam Paser Utara – Institut Teknologi Kalimantan (ITK) pada Tahun 2024 menggelar kegiatan Diseminasi hasil kegiatan penelitian – Skema PSDK dengan mengunjungi kalangan industri kapal tradisional di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kali ini tim dosen bersama dengan tim mahasiswa Teknik Perkapalan ITK melakukan penyuluhan hasil penelitian tentang penggunaan material wood core-composite sandwich panel yang digunakan sebagai gading kapal kayu yang bertujuan untuk mendukung keberlanjutan industri kapal tradisional di PPU. Adapun mitra sasaran diseminasi ini yaitu Kelompok Usaha Bersama (KUB) panrita Lopi dan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Muara Baru. Pembangunan yang dilakukan oleh pengrajin kapal tersebut menggunakan teknologi yang sederhana dan tradisional. Bangunan kapal yang berada di wilayah tersebut sebagian besar menggunakan material yang terbuat dari kayu dan jenis kapal yang umumnya dibangun oleh mitra yaitu kapal penangkap ikan (Fishing Vessel).
Sebelumnya, kapal-kapal kayu yang dibuat oleh para pengrajin memiliki hasil jadi yang sangat baik. Namun setelah dilakukan beberapa wawancara, ternyata kapal-kapal kayu yang dibuat hanya mampu bertahan 4-5 tahun setelah pembuatannya. Dalam rentang waktu tersebut, kapal kayu yang telah dibuat mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan performa struktur kapal. Hal ini mendorong pihak dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian terkait solusi dari permasalahan yang dialami oleh pengrajin kapal kayu di Penajam Paser Utara. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil yang menunjukkan peningkatan performa kekuatan setelah dilakukan penambahan material lain pada struktur gading kayu. Olehnya itu, berdasarkan hasil penelitian tersebut selanjutnya dilakukan diseminasi ke masyarakat dengan melibatkan tim dosen dan mahasiswa memberikan langkah kerja mengaplikasikan material wood core-composite sandwich panel ke gading gading kapal dan juga ke material kayu yang di pasangkan ke bangunan kapal tersebut.
Dalam konteks industri kapal tradisional, material ini menawarkan solusi inovatif untuk meningkatkan kinerja dan keberlanjutan. Material wood core-composite sandwich panel adalah jenis material paduan dimana bahan-bahan seperti resin, katalis dan serat fiber dipadukan dan digunakan untuk melapisi material utama yaitu kayu. Setelah bahan-bahan dicampurkan, kapal kayu dilapisi dengan bahan campuran tersebut. Dengan memadukan beberapa bahan tersebut, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa kayu dapat bertahan lebih lama dan lebih kuat. Hal ini tentunya membantu para pengrajin kayu, khususnya para pengrajin kapal kayu, sehingga kapal yang telah dibuat nantinya, dapat bertahan lebih lama.
Kegiatan diseminasi pertama dilakukan di lingkungan Tanjung Penajam Paser Utara dan dihadiri oleh 15 orang anggota dari KUB. Muara Baru. Kemudian kegiatan diseminasi kedua dilakukan di lingkungan Kayu Api Penajam Paser Utara dan dihadiri oleh 15 orang anggota KUB Panrita Lopi. Kegiatan dimulai dengan melakukan penyampaian hasil penelitian dan memperlihatkan prototype bentuk gading kapal bermaterial wood core composite sandwich panel. Selanjutnya dilakukan diskusi terhadap pengaplikasian inovasi ini pada kapal kayu. Kemudian para anggota KUB melakukan simulasi penerapan gading kapal kayu bermaterial wood core composite panel. Segala rangkaian kegiatan diseminasi ini diikuti dengan baik dan antusias oleh anggota KUB karena baru kali ini terdapat perguruan tinggi yang berkunjung ke tempatnya untuk memperlihatkan hasil penelitian. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menambah pemahaman masyarakat dalam memilih bahan dan melakukan perawatan kapal. Dengan memanfaatkan sifat - sifat unggul dari kombinasi kayu dan material komposit, komponen gading kapal ini akan saling menguatkan. Dengan adanya inovasi ini, diharapkan kapal yang dibangun selanjunya atau yang direparasi lebih tahan lama.
1. Memberikan pemahaman kepada pengrajin dan nelayan kapal tradisional tentang potensi peningkatan kekuatan gading kapal kayu dengan menggunakan material wood core-composite sandwich panel.
2. Memberikan pemahaman kepada pengraji dan nelayan kapal tradisional tentang tahap-tahap pembuatan gading kapal bermaterial wood core-composite sandwich panel.
3. Mendorong terciptanya relasi antara tim peneliti ITK dengan mitra diseminasi yang berkelanjutan.