Penelitian ini yang telah dilakukan oleh tim dosen penelitian dan mahasiswa menunjukkan hasil bahwa kawasan permukiman di Kecamatan Balikpapan Selatan memiliki tingkat kerentanan bencana banjir yang didominasi oleh kelas kerentanan tinggi dan sedang, yang dipengaruhi oleh kondisi fisik wilayah seperti ketinggian lahan rendah, kelerengan datar hingga landai, kedekatan dengan aliran sungai DAS Ampal, intensitas curah hujan yang relatif tinggi, serta tingginya tingkat kepadatan permukiman dan perubahan penggunaan lahan. Berdasarkan analisis spasial menggunakan metode overlay dan triangulasi, diketahui bahwa sekitar 55% wilayah permukiman tergolong memiliki kerentanan banjir tinggi, terutama pada Kelurahan Damai Bahagia, Damai Baru, Sepinggan, Gunung Bahagia, dan Sungai Nangka, sedangkan 45% wilayah lainnya berada pada kategori kerentanan sedang, khususnya di Kelurahan Sepinggan Raya dan Sepinggan Baru. Untuk menanggapi kondisi tersebut, penelitian ini merumuskan strategi mitigasi bencana banjir yang terbagi ke dalam upaya struktural dan upaya non struktural, upaya mitigasi banjir secara struktural seperti peningkatan dan normalisasi sistem drainase, pembangunan kolam retensi atau detensi, penataan alur sungai, serta penguatan tanggul, dan upaya mitigasi banjir secara non-struktural berupa pengendalian tata ruang, penguatan sistem peringatan dini, peningkatan kapasitas dan partisipasi masyarakat, serta koordinasi antar pemangku kepentingan, sebagai langkah terpadu dalam mengurangi risiko dan dampak bencana banjir pada kawasan permukiman.
Berikut hasil tingkat kerentanan bencana banjir pada kawasan keseluruhan di Kecamatan Balikpapan Selatan, maka perlu diketahui pula hasil tingkat kerentanan bencana banjir yang lebih berfokus pada kawasan permukiman di Kecamatan Balikpapan Selatan yang dimana pada kawasan permukiman di Kecamatan Balikpapan Selatan memiliki tingkat kerentanan bencana banjir di tingkat kelas kerawanan banjir yang sedang dan tinggi. Kemudian, dapat dijelaskan pada tabel dibawah ini.

Berdasarkan hasil tabel data klasifikasi tingkat kelas kerentanan bencana banjir pada kawasan permukiman setiap kelurahan di Kecamatan Balikpapan Selatan dapat diketahui bahwa kawasan permukiman dengan tingkat kerentanan yang tinggi berada di Kelurahan Damai Bahagia, Damai Baru, Gunung Bahagia, Sepinggan, dan Sungai Nangka dengan luas tertinggi sebesar 69,57 di Kelurahan Damai Bahagia. Serta, kelurahan dengan tingkat kerentanan sedang berada di Kelurahan Sepinggan Raya dan Sepinggan Baru dengan luas tertinggi sebesar 105,74 Ha di Kelurahan Sepinggan Baru.

Anggota :
1. Dhyah Puspita Dewi, S.T., M.P.W.K.
2. Mohtana Kharisma Kadri, S.T., M.Eng.
3. Noermaya Suvana, S.P.W.K.
Penelitian ini memberikan kontribusi dan manfaat terhadap pengembangan keilmuan di bidang perencanaan wilayah dan kota serta kebencanaan, khususnya dalam kajian analisis mitigasi bencana banjir berbasis analisis spasial dan kerentanan kawasan permukiman diperkotaan. Hasil penelitian ini akan memperkaya konsep Smart Society dalam konteks sistem keamanan dan keselamatan masyarakat. Bagi Pemerintah Kota Balikpapan dan instansi terkait dapat dijadikan sebagai bahan acuan dalam menyusun kebijakan dan program mitigasi bencana banjir yang tepat sasaran di Kecamatan Balikpapan Selatan. Serta, dapat mendukung perencanaan dan penataan kawasan permukiman agar lebih adaptif dan tangguh terhadap risiko banjir, khususnya pada wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi dan sedang dengan penerapan mitigasi struktural dan non-struktural, seperti peningkatan sistem drainase, pengendalian tata guna lahan, sistem peringatan dini, serta peningkatan kapasitas masyarakat. Adapun bagi masyarakat, dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko banjir, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana di kawasan permukiman. Dengan demikian, penelitian ini memberikan manfaat sebagai dasar ilmiah dalam pengambilan keputusan perencanaan dan pengelolaan kawasan permukiman yang berkelanjutan, mendukung penyusunan kebijakan mitigasi bencana banjir yang tepat dan terintegrasi, serta berkontribusi dalam upaya pengurangan risiko bencana dan peningkatan ketahanan kawasan permukiman terhadap bencana banjir di Kecamatan Balikpapan Selatan.