Kelurahan Manggar merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, yang memiliki potensi masyarakat dan lingkungan untuk dikembangkan melalui pemanfaatan data serta pemberdayaan masyarakat. Dalam mendukung pembangunan wilayah, ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan terstruktur menjadi salah satu aspek penting dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan.
Namun, pengelolaan data di Kelurahan Manggar masih menghadapi beberapa kendala. Data kependudukan dan data Bank Sampah masih tersebar pada berbagai media penyimpanan dan belum terintegrasi secara optimal. Kondisi tersebut menyebabkan perangkat kelurahan mengalami kesulitan dalam mengakses, memperbarui, serta memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan. Selain itu, potensi pengelolaan sampah pada 25 Bank Sampah Unit (BSU) juga masih perlu dikembangkan agar dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat Institut Teknologi Kalimantan melaksanakan Program Inovasi Sosial Desa Cantik (Cinta Statistik) di Kelurahan Manggar pada tahun 2026. Kegiatan ini mengangkat tema Transformasi Penguatan Pengelolaan Data Guna Meningkatkan Pemutakhiran dan Pemanfaatan Data Menuju Pembangunan dan Pemberdayaan Potensi di Kelurahan Manggar. Pelaksanaan program diawali dengan kegiatan pembukaan Inovasi Sosial pada 29 Juni 2026. Selanjutnya, tim melaksanakan beberapa program kerja yang berfokus pada penguatan pengelolaan data kelurahan dan pemberdayaan masyarakat Salah satu program utama yang dilaksanakan adalah pengembangan SIDATA (Sistem Informasi Data Terpadu Kelurahan). SIDATA merupakan platform berbasis web yang dirancang untuk menyimpan, mengolah, dan menyajikan data kelurahan secara lebih terstruktur. Sistem ini dikembangkan untuk mendukung integrasi data kependudukan dan data Bank Sampah, penyajian informasi melalui dashboard, serta penyediaan fitur pengunduhan data. Dengan adanya SIDATA, diharapkan perangkat kelurahan dapat mengakses dan memanfaatkan informasi secara lebih mudah dalam mendukung kegiatan administrasi maupun perencanaan pembangunan.

Selain pengembangan sistem informasi, kegiatan juga dilakukan melalui pendampingan pengelolaan data Bank Sampah bersama Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan. Pendataan dilaksanakan pada 25 Bank Sampah Unit (BSU) pada tanggal 1-4 Juli 2026. Informasi yang dikumpulkan meliputi kondisi operasional, jumlah nasabah, serta jenis sampah yang dikelola. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pendataan penduduk pada 100 RT di Kelurahan Manggar pada tanggal 5-13 Juli 2026. Data yang diperoleh dikumpulkan, diverifikasi, dan diolah untuk mendukung penyusunan informasi kelurahan.

Upaya pemberdayaan masyarakat juga dilakukan melalui kegiatan pemanfaatan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomis, yaitu Eco Boba. Sebelum pelaksanaan pelatihan, tim melakukan kunjungan ke Pelita Borneo pada 16 Juli 2026 untuk memperoleh informasi mengenai proses pembuatan dan potensi pengembangan produk Eco Boba. Selanjutnya, pelatihan dilaksanakan pada 23 Juli 2026 dengan melibatkan pengelola Bank Sampah Unit. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengetahuan dan pengalaman praktik dalam memanfaatkan kembali kemasan plastik bekas menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Program berikutnya adalah visualisasi data Bank Sampah dan kependudukan Kelurahan Manggar. Kegiatan ini dilaksanakan pada 16-27 Juli 2026 dengan mengolah data hasil pendataan menjadi informasi yang lebih ringkas dan mudah dipahami. Hasil kegiatan tersebut berupa delapan infografis mengenai kondisi Bank Sampah Unit dan sebelas infografis mengenai data penduduk Kelurahan Manggar. Visualisasi ini diharapkan dapat membantu perangkat kelurahan dan masyarakat dalam memahami kondisi wilayah berdasarkan informasi statistik.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Program Inovasi Sosial Desa Cantik di Kelurahan Manggar diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data serta mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lingkungan. Kolaborasi antara Institut Teknologi Kalimantan, BPS Kota Balikpapan, Kelurahan Manggar, pengelola Bank Sampah Unit, dan mitra terkait menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan program.
Pengembangan SIDATA juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun sistem informasi kelurahan yang terintegrasi dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pemanfaatan data tidak hanya mendukung kebutuhan administrasi, tetapi juga menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan dan pengembangan potensi Kelurahan Manggar.