Detail Pengabdian


Strategi Integrasi Branding Digital Dan Inovasi Pangan Lokal Dalam Optimalisasi Potensi Agrowisata Kang Bejo Balikpapan

Tahun 2026 Ketua: Yuyun Tri Wiranti, S.Kom., M.MT | Arif Wicaksono Septyanto, M.Kom PMMD
Strategi Integrasi Branding Digital Dan Inovasi Pangan Lokal Dalam Optimalisasi Potensi Agrowisata Kang Bejo Balikpapan

Kegiatan Inovasi Sosial KKN Kampung Wisata Kangkung Kang Bejo dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan dalam memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat, Program Inovasi Sosial “Strategi Integrasi Branding Digital dan Inovasi Pangan Lokal dalam Optimalisasi Potensi Agrowisata Kang Bejo Balikpapan” dilaksanakan untuk mendukung pengembangan Wisata Edukasi Kang Bejo sebagai destinasi wisata edukatif yang lebih berdaya saing, menarik, dan berkelanjutan. Program ini berangkat dari beberapa permasalahan utama, yaitu belum optimalnya branding digital dan promosi wisata, kurangnya penataan fasilitas dan estetika kawasan, rendahnya nilai tambah hasil panen kangkung, serta terbatasnya wadah edukasi non-formal bagi anak-anak di sekitar lokasi wisata.

 

Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengembangan digital branding melalui pembuatan website company profile dan optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi dan penyebaran informasi wisata. Selain itu, dilakukan revitalisasi kawasan wisata berupa pembaruan spot foto guna meningkatkan daya tarik pengunjung. Pada aspek ekonomi kreatif, tim mengembangkan inovasi produk pangan lokal berupa Nori Kangkung yang memanfaatkan hasil panen kangkung sebagai produk olahan bernilai tambah dan berpotensi menjadi oleh-oleh khas daerah. Sementara itu, pada aspek sosial dan pendidikan, dilaksanakan program Ruang Pintar yang menyediakan kegiatan belajar non-formal bagi anak-anak melalui pendampingan materi Matematika dan Bahasa Inggris.

 

Pelaksanaan program dilakukan melalui tahapan observasi, identifikasi kebutuhan, perencanaan program, implementasi kegiatan, serta monitoring dan evaluasi bersama mitra. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, program ini diharapkan mampu meningkatkan citra dan jangkauan promosi Wisata Edukasi Kang Bejo, menciptakan produk lokal yang bernilai ekonomi lebih tinggi, meningkatkan kualitas fasilitas wisata, serta memperkuat pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kapasitas generasi muda di lingkungan sekitar. Dengan demikian, potensi agrowisata Kang Bejo dapat berkembang secara lebih optimal dan berkelanjutan sebagai destinasi wisata edukasi unggulan di Kota Balikpapan.

Gambar 1. Alur Pelaksanaan Kegiatan Inovasi Sosial di Desa Wisata Kang Bejo

Tahapan pelaksanaan program dimulai dengan observasi dan koordinasi, yaitu melakukan kunjungan langsung ke lokasi wisata untuk mengamati kondisi lapangan sekaligus berdiskusi dengan mitra pengelola mengenai perizinan dan jadwal pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya dilakukan identifikasi potensi dan masalah untuk mengetahui berbagai potensi yang dapat dikembangkan serta kendala yang dihadapi sebagai dasar penyusunan solusi yang tepat. Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, tim kemudian melakukan perumusan program dengan menyusun rencana kegiatan yang mencakup perbaikan fasilitas, pelaksanaan program edukasi, pengembangan produk lokal, dan promosi digital.

 

Program kemudian diimplementasikan melalui revitalisasi lahan dan fasilitas, seperti penataan area bermain anak dan spot foto agar lebih nyaman dan menarik bagi pengunjung. Setelah itu, dilaksanakan program edukasi berupa kegiatan belajar rutin Matematika dan Bahasa Inggris bagi anak-anak di sekitar kawasan wisata untuk meningkatkan kemampuan akademik mereka. Tim juga melakukan diversifikasi produk olahan dengan mengolah hasil panen kangkung menjadi produk inovatif berupa Nori Kangkung yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Selanjutnya, dilakukan pengembangan digital branding melalui pembuatan website company profile dan pengelolaan akun Instagram sebagai media promosi untuk memperluas jangkauan informasi destinasi wisata. Pada tahap akhir, dilakukan monitoring dan evaluasi untuk menilai keberhasilan seluruh program, memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana, serta menjadi dasar perbaikan dan pengembangan program di masa mendatang.

Gambar 2. Tampilan Website Company Profile

 

Sebagai upaya meningkatkan visibilitas dan daya saing wisata, tim Inovasi Sosial mengembangkan sistem branding digital melalui pembuatan website company profile dan optimalisasi media sosial. Program ini dilaksanakan selama periode kegiatan dengan melibatkan pengelola wisata dalam proses pengumpulan informasi dan dokumentasi. Website yang dikembangkan memuat profil wisata, fasilitas, galeri kegiatan, lokasi, kontak, serta informasi edukasi yang dapat diakses masyarakat luas. Selain itu, tim juga membuat konten promosi digital yang dipublikasikan melalui media sosial guna meningkatkan jangkauan promosi dan memperkenalkan Wisata Edukasi Kang Bejo kepada masyarakat yang lebih luas.

 

Pelaksanaan program ini dilakukan secara bertahap dan intensif oleh tim Inovasi Sosial. Tahap persiapan dimulai pada tanggal 18 April 2026. Selanjutnya, proses desain website hingga hosting coding website dilakukan dalam periode Inovasi Sosial. Dalam proses ini, tim berhasil merancang website company profile yang memuat profil wisata, fasilitas, galeri kegiatan, lokasi, kontak, serta informasi edukasi yang dapat diakses masyarakat luas. Program branding digital dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan jangkauan promosi dan memperkuat identitas Wisata Edukasi Kang Bejo di media digital. Kegiatan diawali dengan diskusi persiapan program kerja pada tanggal 12 April 2026 dan dilanjutkan dengan rapat koordinasi pada tanggal 25 April 2026 serta diskusi bersama Ketua Kang Bejo pada tanggal 26 April 2026.

 

 

Gambar 3. Revitalisasi Spot Foto

 

Sebagai upaya meningkatkan daya tarik kawasan wisata, tim melaksanakan revitalisasi spot foto yang menjadi salah satu fasilitas pendukung wisata. Kegiatan diawali dengan kerja bakti pembersihan area spot foto pada tanggal 23 Mei 2026 dan dilanjutkan dengan pembersihan serta pengerjaan spot foto pada tanggal 24 Mei 2026. Selanjutnya dilakukan perancangan desain dan konsep finishing spot foto pada tanggal 6 Juni 2026. Tahap pengerjaan dilaksanakan secara bertahap pada tanggal 7 Juni 2026, 13 Juni 2026, dan 14 Juni 2026. Seluruh proses revitalisasi diselesaikan melalui kegiatan finishing akhir pada tanggal 20 Juni 2026. Hasil revitalisasi memberikan tampilan spot foto yang lebih menarik, estetik, dan representatif sehingga dapat meningkatkan pengalaman wisatawan yang berkunjung ke Wisata Edukasi Kang Bejo.

 

 

Gambar 4. Pelaksanaan Pengajaran

 

Program Ruang Pintar merupakan kegiatan pembelajaran non-formal yang ditujukan kepada anak-anak di sekitar kawasan Wisata Edukasi Kang Bejo. Sebelum pelaksanaan kegiatan pengajaran, tim melaksanakan diskusi pembuatan materi pengajaran pada tanggal 18 April 2026. Kegiatan pengajaran pertama dilaksanakan pada tanggal 19 April 2026 dengan materi Hidup Rukun. Selanjutnya kegiatan pengajaran kedua dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 2026 dengan materi Keberagaman dan Bhinneka Tunggal Ika. Pada tanggal 17 Mei 2026 dilaksanakan pengajaran dengan materi Persahabatan, dan pada tanggal 14 Juni 2026 dilakukan pengajaran dengan materi Hak dan Kewajiban.

 

Seluruh kegiatan pembelajaran dilaksanakan menggunakan metode interaktif yang melibatkan diskusi, permainan edukatif, dan aktivitas kelompok sehingga anak-anak dapat memahami materi dengan lebih mudah. Program ini bertujuan meningkatkan wawasan, karakter sosial, serta semangat belajar anak-anak di lingkungan sekitar wisata.

 

Program inovasi pangan lokal dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah hasil budidaya kangkung yang menjadi salah satu potensi utama Wisata Edukasi Kang Bejo. Produk yang dikembangkan berupa Nori Kangkung, yaitu olahan berbahan dasar kangkung yang memiliki potensi sebagai produk khas dan oleh-oleh wisata. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan uji coba atau trial produk pada tanggal 9 Mei 2026 dan 16 Mei 2026 untuk memperoleh formulasi terbaik dari segi rasa, tekstur, dan kualitas produk. Setelah melalui beberapa tahapan evaluasi, proses produksi Nori Kangkung dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2026. Program ini diharapkan mampu memberikan alternatif produk bernilai ekonomi yang dapat mendukung pengembangan usaha wisata berbasis pangan lokal.

Tim Pengabdi

  1. Yuyun Tri Wiranti, S.Kom., M.MT (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  2. Arif Wicaksono Septyanto, M.Kom (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  3. Irfan Zaki Riyanto (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  4. Az-Zahra Atikah Nurhaliza (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  5. Firni Fauziah Ramadhini (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  6. Meiske Handayani (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  7. Muhammad Novri Aziztra (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  8. Riqqah Khalda Karina (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  9. Farra Aurel Azzahra (Teknologi Pangan/JRI/ITK)
  10. Sapna Adinda Putri (Teknologi Pangan/JRI/ITK)
  11. Verina Saskia Difira (Teknologi Pangan/JRI/ITK)

Manfaat Pengabdian

1. Memperkenalkan pentingnya pengembangan identitas digital destinasi wisata melalui website company profile dan pengelolaan media sosial sebagai upaya memperluas promosi serta meningkatkan kepercayaan wisatawan.

2. Menginformasikan upaya peningkatan kualitas visual dan fasilitas wisata melalui penataan area, pembaruan fasilitas bermain anak, dan penambahan spot foto yang menarik guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.

3. Menjelaskan pengembangan produk lokal berbasis potensi daerah, seperti Nori Kangkung, sebagai inovasi yang dapat meningkatkan nilai jual produk sekaligus menjadi oleh-oleh khas bagi wisatawan.

4. Menggambarkan pelaksanaan program edukasi kreatif bagi masyarakat, khususnya anak-anak, melalui kegiatan pembelajaran non-formal sehingga kawasan wisata dapat berfungsi sebagai destinasi rekreasi sekaligus ruang edukasi.