Detail Pengabdian


Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Pemilahan Sampah Organik Untuk Pakan Maggot dan Sampah Anorganik Botol di Perumahan Mentari Village

Tahun 2026 Ketua: Muhammad Azka, S.Si., M.Sc. | Isti Kamila S.Pd., M.Si. | Muhammad Khaisar Wirawan, S.Kel., M.Si. | PMMD
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Pemilahan Sampah Organik Untuk Pakan Maggot dan Sampah Anorganik Botol di Perumahan Mentari Village

Pengelolaan sampah rumah tangga merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang masih dihadapi oleh masyarakat di Perumahan Mentari Village, Balikpapan Utara. Rendahnya pengetahuan mengenai jenis dan manfaat pemilahan sampah serta belum terbentuknya kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya menyebabkan sampah organik dan anorganik masih sering tercampur. Kondisi tersebut diperburuk dengan belum adanya sistem pengelolaan sampah yang terorganisasi, sehingga potensi sampah sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali belum optimal. Masyarakat juga masih memiliki keterbatasan pemahaman mengenai pemanfaatan sampah organik sebagai pakan maggot dan pengumpulan botol plastik yang memiliki nilai ekonomi.

 

Kondisi awal pengelolaan sampah di Perumahan Mentari Village

 

Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif kepada masyarakat. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi secara door to door dengan mengunjungi rumah warga untuk memberikan pemahaman mengenai jenis-jenis sampah, pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah, serta cara membedakan sampah organik dan anorganik. Melalui pendekatan secara langsung ini, masyarakat dapat memperoleh informasi dan pemahaman mengenai pengelolaan sampah sesuai dengan kondisi rumah tangga masing-masing.

 

Pelaksanaan sosialisasi pemilahan sampah secara door to door kepada masyarakat

 

Selain sosialisasi door to door, kegiatan juga dilaksanakan melalui kampanye sampah yang bertempat di Aula Perumahan Mentari Village. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah dan meningkatkan kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan edukasi mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik, pemanfaatan sampah organik sebagai pakan maggot, serta pengelolaan botol plastik secara terpisah. Penyampaian materi dilakukan secara langsung agar masyarakat dapat memahami dan menerapkan pengelolaan sampah dalam kehidupan sehari-hari.

 

Kampanye dan sosialisasi pengelolaan sampah di Aula Perumahan Mentari Village

 

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pemanfaatan sampah organik sebagai pakan maggot dan pengelolaan botol plastik secara terpisah juga diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah tercampur dan meningkatkan potensi pemanfaatan sampah. Dengan adanya edukasi dan kampanye yang dilakukan secara langsung kepada masyarakat, program ini diharapkan dapat mendukung terbentuknya sistem pengelolaan sampah yang lebih terarah, mandiri, dan berkelanjutan di Perumahan Mentari Village.

Tim Pengabdi

  1. Kristo Abner Brema Tarigan (Ilmu Aktuaria/JSAD/ITK)
  2. Hanun Naira Fausta (Ilmu Aktuaria/JSAD/ITK)
  3. Ainal Mardiah Azzahra (Ilmu Aktuaria/JSAD/ITK)
  4. Nayla Hanan (Ilmu Aktuaria/JSAD/ITK)
  5. M. Anggie Mayda Arif T (Ilmu Aktuaria/JSAD/ITK)
  6. M. Rajwaa Saputra (Ilmu Aktuaria/JSAD/ITK)
  7. Nirjana August (Ilmu Aktuaria/JSAD/ITK)
  8. Frans Zidane Imanuel Manik (Ilmu Aktuaria/JSAD/ITK)
  9. Rafif Faishal Fadhlurrahman (Bisnis Digital/JTEB/ITK)
  10. Maritza Dahayu Putri (Bisnis Digital/JTEB/ITK)

Manfaat Pengabdian

1. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Perumahan Mentari Village mengenai jenis-jenis sampah serta pentingnya melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

2. Mendorong terbentuknya kebiasaan masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik sehingga sampah dapat dikelola dengan lebih baik dan mengurangi sampah tercampur.

3. Meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sampah organik rumah tangga sebagai pakan maggot serta mengelola botol plastik secara terpisah agar dapat dimanfaatkan kembali dan memiliki potensi nilai ekonomi.

4. Mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang lebih terstruktur, mandiri, dan berkelanjutan.

5. Meningkatkan kebersihan lingkungan Perumahan Mentari Village serta mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan melalui pemanfaatan sampah sebagai sumber daya yang bernilai.