Detail Pengabdian


Pengembangan Wisata Edukasi Kang Bejo Balikpapan melalui Penguatan Edukasi Pangan, Keamanan Lingkungan, dan Digitalisasi Informasi

Tahun 2026 Ketua: Vika Fitratunnany Insanittaqwa, S.Kom., M.Kom. | Anggota: Rosa Eliviani, S.Kom., M.T. PMMD
Pengembangan Wisata Edukasi Kang Bejo Balikpapan melalui Penguatan Edukasi Pangan, Keamanan Lingkungan, dan Digitalisasi Informasi

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Wisata Edukasi Kang Bejo, Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, dengan tujuan meningkatkan kualitas edukasi wisata, memperkuat kesadaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3) petani, mengembangkan media informasi digital, serta mendukung promosi dan pengembangan UMKM lokal. Kegiatan dilakukan menggunakan pendekatan partisipatif, di mana masyarakat, pengelola wisata, kelompok tani, dan tim mahasiswa terlibat secara aktif sejak tahap identifikasi masalah hingga evaluasi hasil kegiatan.Berbagai program kerja dilaksanakan secara terpadu. Tim melakukan pengembangan dan pengisian konten website yang memuat profil UMKM, dokumentasi kegiatan, dan informasi wisata agar masyarakat lebih mudah memperoleh informasi mengenai Wisata Edukasi Kang Bejo. Selain itu dilakukan pembuatan mading baru dan restorasi mading lama yang berisi informasi sejarah Kang Bejo, produk UMKM, serta kegiatan wisata sehingga area wisata menjadi lebih informatif dan menarik bagi pengunjung. Untuk mendukung ketertiban dan edukasi lingkungan, tim juga membuat lima rambu edukatif yang dipasang di titik strategis, seperti rambu menjaga kebersihan, mengurangi kecepatan, larangan menginjak kolam kangkung, larangan bermain layang-layang, dan jam operasional wisata. Di bidang pendidikan masyarakat, dilakukan kegiatan mengajar di Ruang Pintar secara rutin dengan materi literasi, pengenalan profesi, teknologi, sikap disiplin, dan pemanfaatan lingkungan. Hasil evaluasi menunjukkan pemahaman peserta meningkat dengan rata-rata nilai dari 89,6 pada pre-test menjadi 100 pada post-test. Tim juga melaksanakan sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi petani yang mencakup penggunaan alat pelindung diri (APD), bahaya pestisida, penanganan keracunan, bahaya ergonomi, dan pengelolaan limbah pertanian. Kegiatan disertai demonstrasi langsung penggunaan APD sehingga lebih mudah dipahami oleh peserta. Hasilnya, pemahaman petani meningkat dari kisaran 60–70% menjadi rata-rata 88,3 setelah sosialisasi. Dalam mendukung promosi wisata, tim memproduksi konten media sosial untuk TikTok dan YouTube yang berisi dokumentasi kegiatan, edukasi pertanian, dan promosi wisata sehingga informasi mengenai Kang Bejo dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Selain itu dilakukan pendampingan desain kemasan produk UMKM untuk produk keripik kangkung dan chiki kangkung agar tampil lebih menarik dan memiliki nilai jual yang lebih baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi langsung, penguatan media informasi fisik, dan digitalisasi informasi dapat menjadi model pengembangan wisata edukasi yang efektif dan berkelanjutan. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas Wisata Edukasi Kang Bejo sebagai kawasan wisata berbasis pertanian dan pemberdayaan masyarakat.

Dokumentasi Pengisian Konten Website

Dokumentasi Pembuatan Mading

Dokumentasi Sosialisasi kepada Petani tentang APD & K3

Dokumentasi Mengajar pada Ruang Pintar

Dokumentasi Desain Kemasan Produk dan Dokumentasi Pembuatan Rambu-Rambu

Tim Pengabdi :
  1. Vika Fitratunnany Insanittaqwa, S.Kom., M.Kom.
  2. Rosa Eliviani, S.Kom., M.T.
  3. Adhyasta Firdaus (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  4. Krishandy Dhanysa Pratama (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  5. Putri Rahmawati (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  6. Rizki Abdul Aziz (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  7. Salsabila Putri Zahrani (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  8. Varrel Kaleb Ropard Pasaribu (Sistem Informasi/JTEIB/ITK)
  9. Dinda Tiesa Shalsabila (Teknologi Pangan/JRI/ITK)
  10. Hatin Fitriyah (Teknologi Pangan/JRI/ITK)
  11. Maulidya Salsabila (Teknologi Pangan/JRI/ITK)
  12. Qanitah Sausan Alya Mujiono (Teknologi Pangan/JRI/ITK)

Manfaat

  1. Meningkatkan aksesibilitas informasi wisata melalui platform digital yang dapat diakses kapan saja oleh calon pengunjung.
  2. Memperluas jangkauan promosi wisata melalui media sosial dan konten digital yang menarik.
  3. Meningkatkan pengalaman edukatif pengunjung dengan tersedianya informasi yang informatif dan mudah dipahami di lokasi wisata.
  4. Meningkatkan kesadaran petani terhadap pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja dalam kegiatan pertanian.
  5. Meningkatkan nilai jual dan daya saing produk olahan pangan lokal melalui perbaikan kemasan yang lebih menarik dan profesional.
  6.  Membuka peluang pengembangan produk pangan inovatif berbasis kangkung untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.
  7. Meningkatkan kualitas pembelajaran dan transfer pengetahuan kepada para murid di ruang pintar melalui materi edukasi yang terstruktur.
  8. Meningkatkan kesadaran dan kenyamanan pengunjung dengan tersedianya rambu-rambu edukatif dan informasi terkini di area wisata.