Pengelolaan sampah rumah tangga merupakan persoalan mendasar yang mempengaruhi kesehatan dan kenyamanan lingkungan permukiman, termasuk di RT 68 Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan Ketua RT, wilayah yang dihuni oleh 305 Kepala Keluarga ini masih mengelola sampah secara sederhana dan belum terorganisir di tingkat komunitas, dengan setiap KK diperkirakan menghasilkan ±1,5–2 kg sampah per hari, didominasi sampah organik dan sampah kering. Ketiadaan fasilitas pengolahan sampah skala lingkungan serta lokasi tempat pembuangan sampah yang relatif jauh dari pemukiman mendorong sebagian warga memilih membakar sampah secara terbuka sebagai solusi praktis, terutama pada musim kemarau ketika produksi sampah daun kering meningkat. Praktik ini menimbulkan asap dan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan lingkungan, berpotensi menurunkan kualitas udara, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan jangka panjang, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Di sisi lain, keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai alternatif teknologi pengolahan sampah yang aman menyebabkan belum tersedianya pilihan lain yang dapat diterapkan secara efektif. Meskipun demikian, warga RT 68 menunjukkan kepedulian yang cukup baik terhadap kebersihan lingkungan dan keterbukaan terhadap solusi baru yang sederhana dan mudah digunakan. Sebagai solusi, program Inovasi Sosial ini mengusulkan penerapan alat Rocket Stove berkapasitas 3–5 kg per operasi yang dirancang dengan ruang bakar tertutup dan saluran udara optimal untuk membakar sampah secara lebih cepat, efisien, dan minim asap. Secara detail, Rocket Stove ini dirancang dan difabrikasi menggunakan material plat atau pipa baja stainless steel berkualitas tinggi yang dipilih khusus karena memiliki ketahanan panas superior, kekuatan mekanik yang kokoh, serta kedap udara. Di sekeliling dinding ruang bakar dan cerobong vertikal tersebut dilapisi oleh material isolasi panas (insulator) yang berfungsi menahan dan mempertahankan akumulasi suhu tinggi di dalam tungku, sehingga efisiensi termal pembakaran meningkat drastis dan mampu mendegradasi sampah secara tuntas dengan produksi asap yang sangat minimal. Guna memastikan pembakaran berjalan optimal, sistem ini juga dilengkapi saluran masuk suplai udara yang presisi serta lubang pembuangan abu di bagian bawah untuk menampung residu pembakaran yang nantinya berpotensi dimanfaatkan kembali sebagai campuran pupuk kompos. Fleksibilitas operasional alat juga didukung oleh kemampuan penggunaan bahan bakar alternatif cadangan atau pemantik berupa oli bekas yang telah melalui proses penyaringan agar pembakaran tetap aman dan sesuai prosedur keselamatan kerja serta dilengkapi pelatihan penggunaan dan perawatan alat, media edukasi digital berbasis website sebagai modul pintar pendukung keberlanjutan pengelolaan sampah di lingkungan RT 68 KM 8.
Bagian-bagian Rocket Stove dan fungsinya
1. Ruang bakar
Tempat utama berlangsungnya proses pembakaran sampah. Berbentuk balok berdinding plat Galvanis yang tahan terhadap suhu tinggi, dengan kapasitas pembakaran sekitar 3 - 5 kg sampah per satu kali operasi.
2. Cerobong asap vertikal
Menyalurkan asap dan gas sisa pembakaran ke atas, sekaligus mempercepat dan menyempurnakan pembakaran sehingga asap yang dihasilkan lebih minim dibandingkan pembakaran terbuka.
3. Pintu ruang bakar
Jalur keluar - masuk sampah kering keruang bakar dan memantau jalannya pembakaran.
4. Ruang Abu
Tempat penampungan sisa abu dari hasil pembakaran.
5. Rangka dudukan beroda
Menopang seluruh badan alat sekaligus memudahkan pemindahan Rocket Stove ke lokasi pembakaran yang diinginkan.