Peternakan ayam kampung petelur merupakan salah satu usaha yang memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan protein hewani. Di Kelompok Tani Karang Joang, Kota Balikpapan, usaha peternakan ayam kampung telah dijalankan secara mandiri. Namun, produktivitas ternak masih belum optimal karena sistem pemeliharaan yang masih sederhana, kondisi kandang yang kurang memadai, serta proses penetasan telur yang masih mengandalkan induk ayam. Kondisi tersebut menyebabkan jumlah telur yang berhasil ditetaskan relatif terbatas dan perkembangan populasi ayam berlangsung lebih lambat.
Melihat kondisi tersebut, Tim Eggcellent Inovasi Sosial Institut Teknologi Kalimantan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna. Kegiatan diawali dengan observasi lapangan dan diskusi bersama anggota kelompok tani untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi. Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, program difokuskan pada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai budidaya ayam kampung petelur, pembangunan kandang yang lebih layak, serta penerapan inkubator telur berbasis panel surya sebagai teknologi penunjang proses penetasan.

Pembangunan Kandang dan Pemasangan Inkubator Telur Berbasis Panel Surya
Pembangunan kandang dilakukan dengan memperhatikan sirkulasi udara, pencahayaan, kebersihan, dan kemudahan perawatan sehingga dapat menciptakan lingkungan pemeliharaan yang lebih sehat bagi ternak. Selain itu, tim juga memperkenalkan inkubator telur berbasis panel surya yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber listrik. Teknologi ini dipilih karena lebih hemat energi, mudah dioperasikan, dan dapat digunakan untuk membantu proses penetasan telur secara lebih terkontrol dibandingkan metode alami.
Selama pelaksanaan kegiatan, anggota kelompok tani memperoleh pelatihan mengenai teknik pemeliharaan ayam kampung petelur, pengelolaan kandang, pemberian pakan, serta cara mengoperasikan dan merawat inkubator. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara partisipatif, sehingga masyarakat tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat langsung dalam penerapan teknologi, dan proses pendampingan di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap teknologi yang diterapkan.

Demonstrasi Penggunaan Inkubator Telur dan Pendampingan Kepada Anggota Kelompok Tani Karang Joang.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respons yang positif terhadap program yang dilaksanakan. Pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani mengenai budidaya ayam kampung petelur mengalami peningkatan, sementara pembangunan kandang dan penggunaan inkubator berbasis panel surya memberikan peluang untuk meningkatkan produktivitas peternakan. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu contoh penerapan teknologi tepat guna dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya pada sektor peternakan, serta dapat dikembangkan pada kelompok tani lain yang memiliki karakteristik dan kebutuhan serupa.
Dokumentasi

Dokumentasi Sosialisasi Program dan Diskusi Awal

Dokumentasi Pembuatan Kandang dan Pemasangan Panel Surya