Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan bersama kelompok Wanita Tani Sejahtera sebagai upaya untuk meningkatkan pemanfaatan dan nilai tambah komoditas kopi lokal melalui diversifikasi produk pangan. Kopi yang digunakan dalam kegiatan merupakan bahan baku asli yang berasal dari hasil produksi petani lokal yang tergabung dalam kelompok Wanita Tani Sejahtera KM 24. Pemanfaatan bahan baku lokal tersebut menjadi dasar dalam pengembangan produk olahan yang tidak hanya mempertahankan karakteristik kopi, tetapi juga memberikan alternatif bentuk konsumsi yang lebih beragam. Dalam kegiatan ini, dilakukan pelatihan pembuatan dua jenis produk, yaitu kombucha kopi dan cookies kopi, yang dipilih sebagai bentuk inovasi pengolahan kopi dengan pendekatan teknologi pangan yang relatif sederhana dan dapat diterapkan oleh kelompok tani.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi, demonstrasi, praktik pembuatan produk, serta evaluasi hasil kegiatan. Pada tahap penyampaian materi, peserta diberikan pengetahuan mengenai karakteristik bahan baku kopi, prinsip dasar pengolahan, serta potensi diversifikasi kopi menjadi produk pangan. Selanjutnya, dilakukan demonstrasi pembuatan kombucha kopi yang meliputi persiapan bahan, pembuatan larutan kopi sebagai media fermentasi, penambahan starter kombucha, dan proses fermentasi hingga diperoleh produk kombucha kopi. Peserta juga diberikan penjelasan mengenai faktor kegagalan dalam pembuatan kombucha seperti tumbuhnya jamur patogen hasil fermentasi dan faktor yang perlu diperhatikan selama proses fermentasi, seperti kebersihan peralatan, penggunaan bahan yang sesuai, kondisi lingkungan, dan lama fermentasi untuk menjaga konsistensi produk.
Selain kombucha kopi, kegiatan juga mencakup pelatihan pembuatan cookies kopi sebagai salah satu alternatif produk pangan berbasis kopi. Tahapan pembuatan meliputi persiapan dan penimbangan bahan, pencampuran bahan hingga membentuk adonan, penambahan bahan kopi sebagai komponen utama pemberi cita rasa dan aroma, pembentukan adonan, serta proses pemanggangan hingga menghasilkan cookies dengan karakteristik yang sesuai. Selama praktik berlangsung, peserta kelompok Wanita Tani Sejahtera KM 24 terlibat secara langsung dalam setiap tahapan pengolahan sehingga pengetahuan yang diberikan dapat dipahami melalui pengalaman praktik secara langsung.
Melalui kegiatan tersebut, kelompok Wanita Tani Sejahtera KM 24 memperoleh pengalaman dalam menerapkan teknologi pengolahan pangan untuk menghasilkan produk diversifikasi berbahan dasar kopi lokal. Pengembangan kombucha kopi dan cookies kopi diharapkan dapat menjadi alternatif pemanfaatan hasil produksi kopi sehingga tidak hanya dipasarkan sebagai bahan baku atau produk kopi konvensional, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk olahan dengan bentuk dan karakteristik yang lebih beragam. Selain meningkatkan keterampilan pengolahan, kegiatan ini juga memberikan wawasan mengenai potensi pengembangan produk pangan berbasis komoditas lokal yang dapat mendukung keberlanjutan pemanfaatan kopi hasil produksi kelompok Wanita Tani Sejahtera KM 24.

