Detail Pengabdian


LumiTRAP UV: Alat Pengendali Hama Serangga Berbasis Cahaya Ultraviolet dan Panel Surya untuk Pertanian Cabai Ramah Lingkungan di Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan

Tahun 2026 Ketua: Fulkha Tajri M., S.Pd., M.Sn. | Ir. Riyan Benny Sukmara, S.T., M.T | PMMD
LumiTRAP UV: Alat Pengendali Hama Serangga Berbasis Cahaya Ultraviolet dan Panel Surya untuk Pertanian Cabai Ramah Lingkungan di Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan

 

Cabai merupakan komoditas hortikultura yang banyak dibudidayakan petani dan dibutuhkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Di Kebun Sumber Berkah, RT 37, Kelurahan Batu Ampar, Kota Balikpapan, budi daya cabai menjadi salah satu sumber penghidupan bagi anggota Kelompok Tani Kebun Sumber Berkah yang diketuai oleh Bapak Sukirno. Namun, upaya menjaga produktivitas tanaman cabai tidak lepas dari tantangan, terutama serangan hama serangga.

 

Berdasarkan kondisi di lapangan, serangan hama pada tanaman cabai tergolong tinggi, khususnya pada sore hingga malam hari. Untuk mengatasinya, petani selama ini masih mengandalkan pestisida kimia yang penggunaannya cukup sering. Pola ini berpotensi memberikan dampak terhadap lingkungan maupun kesehatan, sehingga dibutuhkan solusi pengendalian hama yang lebih aman, murah dalam pengoperasian, dan mudah diterapkan oleh petani.

 

Kondisi tanaman cabai di Kebun Sumber Berkah

 

Menjawab permasalahan tersebut, tim mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) melalui kegiatan inovasi sosial merancang LumiTRAP UV, yaitu alat pengendali hama serangga berbasis cahaya ultraviolet yang ramah lingkungan. Alat ini memanfaatkan sifat banyak serangga yang tertarik pada cahaya, khususnya pada sore hingga malam hari ketika serangan hama meningkat, sehingga serangga dapat dipikat dan dijebak tanpa harus mengandalkan bahan kimia. Sebagai sumber energi, LumiTRAP UV menggunakan panel surya sehingga dapat bekerja secara otomatis tanpa bergantung pada listrik konvensional. Dengan teknologi ini, pengendalian hama menjadi lebih efisien sekaligus membantu mengurangi penggunaan pestisida kimia.

 

Rancangan LumiTRAP UV dengan panel surya sebagai sumber energi

 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa ITK di bawah bimbingan Fulkha Tajri M., S.Pd., M.Sn. dan Ir. Riyan Benny Sukmara, S.T., M.T., dengan melibatkan Juwita Permata Sari, Albarthina Novirna, Leni Pratiwi, Ratna Dia Paramita, Alwan Akmal Larik, Ariel Athaillah Kheristiawan, Zaky Ramadhani Setyo Albukhari, dan Kurnia Sari, bekerja sama dengan Kelompok Tani Kebun Sumber Berkah. Kegiatan dilaksanakan dengan rangkaian kegiatan meliputi:

• Perancangan LumiTRAP UV sebagai alat pengendali hama serangga berbasis cahaya ultraviolet yang ditenagai panel surya.

 

• Pemasangan alat di lahan tanaman cabai milik Kelompok Tani Kebun Sumber Berkah.

 

• Uji coba alat bersama petani untuk memastikan alat berfungsi dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

 

• Edukasi kepada petani mengenai cara penggunaan, perawatan, dan pemanfaatan LumiTRAP UV.

 

Tim mahasiswa dan pengelola memasang LumiTRAP UV di lahan cabai

 

Selain memasang alat, tim mahasiswa memberikan edukasi agar petani dapat menggunakan LumiTRAP UV secara mandiri dan berkelanjutan. Petani juga dilibatkan secara aktif, mulai dari proses pemasangan hingga uji coba alat. Pendekatan partisipatif ini dipilih agar inovasi yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan, serta menumbuhkan rasa memiliki dan kemampuan petani untuk merawat alat setelah kegiatan berakhir.

 

Ketua Kelompok Tani Kebun Sumber Berkah, Bapak Sukirno, mengapresiasi inovasi yang dikembangkan mahasiswa ITK. Menurutnya, LumiTRAP UV menjadi alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan dan diharapkan mampu meningkatkan kualitas serta hasil panen tanaman cabai.

 

Melalui kegiatan ini, Institut Teknologi Kalimantan berharap semakin banyak teknologi sederhana yang dapat diterapkan untuk menjawab permasalahan masyarakat. Semangat kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan mitra diharapkan terus melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata serta mendukung terwujudnya pertanian Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.

 

Tim Pengabdi

  1. Juwita Permata Sari (Teknik Material dan Metalurgi / FRTI)
  2. Albarthina Novirna (Teknik Material dan Metalurgi / FRTI)
  3. Leni Pratiwi (Teknik Material dan Metalurgi / FRTI)
  4. Ratna Dia Paramita (Teknik Material dan Metalurgi / FRTI)
  5. Alwan Akmal Larik (Teknik Elektro / FRTI)
  6. Ariel Athaillah Kheristiawan (Teknik Elektro / FRTI)
  7. Zaky Ramadhani Setyo Albukhari (Fisika / FSTI)
  8. Kurnia Sari (Desain Komunikasi Visual / FPB)

Manfaat Pengabdian

1. Memberikan alternatif pengendalian hama serangga pada tanaman cabai yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan cahaya ultraviolet, sehingga ketergantungan petani pada pestisida kimia dapat dikurangi.

2. Membantu mengurangi potensi dampak penggunaan pestisida kimia terhadap lingkungan dan kesehatan petani.

3. Menghadirkan teknologi tepat guna yang hemat energi dan dapat beroperasi secara otomatis dengan panel surya, tanpa bergantung pada listrik konvensional.

4. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mitra dalam menggunakan, merawat, dan memanfaatkan LumiTRAP UV sehingga alat dapat digunakan secara mandiri dan berkelanjutan.

 

5. Diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas dan hasil panen tanaman cabai di Kebun Sumber Berkah.

6. Menjadi bahan acuan dan inspirasi bagi kegiatan inovasi sosial, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengembangan teknologi tepat guna berikutnya yang melibatkan kolaborasi mahasiswa, dosen, dan mitra masyarakat.