Detail Pengabdian


Implementasi Lampu Jalan Tenaga Surya untuk Mendukung Infrastruktur Desa Berkelanjutan di RT 45, Kilometer 24, Karang Joang, Balikpapan Utara, Kalimantan Timur

Tahun 2026 Ketua: Hizkia Alpha Dewanto, S.T., M.Sc. PMMD
Implementasi Lampu Jalan Tenaga Surya untuk Mendukung Infrastruktur Desa Berkelanjutan di RT 45, Kilometer 24, Karang Joang, Balikpapan Utara, Kalimantan Timur

 

 

Program pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilakukan oleh mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di RT 45, Kilometer 24, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, Kalimantan Timur dengan fokus pada penyediaan Lampu Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS). Wilayah tersebut masih memiliki beberapa ruas jalan yang minim penerangan sehingga aktivitas masyarakat pada malam hari menjadi kurang nyaman. Kondisi tersebut memengaruhi keamanan lingkungan, mobilitas warga, serta kelancaran aktivitas sehari-hari ketika hari mulai gelap. Melalui program ini diharapkan masyarakat memperoleh fasilitas penerangan yang lebih baik dengan memanfaatkan energi matahari sebagai sumber energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan survei lapangan untuk mengamati kondisi lingkungan secara langsung sekaligus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas penerangan jalan. Tim berdiskusi bersama ketua RT dan warga guna memperoleh informasi mengenai lokasi yang paling membutuhkan pemasangan lampu. Kuesioner juga dibagikan kepada masyarakat sebagai bahan evaluasi awal sehingga keputusan yang diambil didasarkan pada kondisi nyata di lapangan. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa keberadaan lampu jalan menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi warga karena berhubungan langsung dengan keamanan dan kenyamanan lingkungan. Tahapan ini menjadi dasar dalam menyusun rencana pemasangan PJUTS agar pelaksanaan program berjalan tepat sasaran.

 

 

Gambar 1. Kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan dan manfaat Lampu Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS)

 

 

Kegiatan berikutnya berupa edukasi dan sosialisasi mengenai pemanfaatan Lampu Jalan Umum Tenaga Surya kepada masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi cara kerja panel surya dalam mengubah energi matahari menjadi energi listrik, manfaat penggunaan PJUTS, serta pentingnya menjaga fasilitas agar dapat digunakan dalam waktu yang lama. Warga juga diberikan penjelasan mengenai perawatan sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri sehingga kualitas penerangan tetap terjaga. Suasana diskusi berlangsung dengan baik karena masyarakat memberikan tanggapan serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penggunaan teknologi tersebut. Interaksi tersebut menunjukkan adanya antusiasme masyarakat untuk memahami teknologi energi terbarukan yang diterapkan di lingkungan mereka.

 

Gambar 2. Sosialisasi dan diskusi bersama masyarakat RT 45 mengenai pelaksanaan program PJUTS

 

 

Tim Pengabdi

  1. Hizkia Alpha Dewanto, S.T., M.Sc. (Teknik Material dan Metalurgi/FRTI/ITK)
  2. Eli Zulkatri, M.Akr (Ilmu Aktuaria/FSTI/ITK)
  3. Moch Alfadly Ichwan, 06231054 (Teknik Material dan Metalurgi/FRTI/ITK)
  4. Felix Haryanto Siringo-ringo, 06231034 (Teknik Material dan Metalurgi/FRTI/ITK)
  5. Zuilina Lui, 06231087 (Teknik Material dan Metalurgi/FRTI/ITK)
  6. Solle Togodi, 07231090 (Teknik Sipil/FPB/ITK)
  7. Irenatasya Nayla Putri Ayuni, 08231027 (Perencanaan Wilayah dan Kota/FPB/ITK)
  8. Muhammad Edvin Ar Rasyid, 08231037 (Perencanaan Wilayah dan Kota/FPB/ITK)
  9. Frederik Brayen, 21231023 (Teknik Logistik/FRTI/ITK)
  10. Marsaida Kalsum, 21231039 (Teknik Logistik/FRTI/ITK)
  11. Mochamad Surya Saputra, 21231041 (Teknik Logistik/FRTI/ITK)
  12. Sifa Ul Jannah, 21231061 (Teknik Logistik/FRTI/ITK)

Manfaat Pengabdian

1. Meningkatkan keamanan dan kenyamanan mobilitas warga RT 45 Kilometer 24 pada malam hari melalui penyediaan sarana penerangan jalan yang memadai.

2. Mengurangi beban biaya operasional listrik lingkungan dengan memanfaatkan energi terbarukan (matahari) sebagai sumber tenaga lampu jalan yang mandiri.

3. Memberikan edukasi dan pelatihan teknis kepada masyarakat setempat mengenai cara instalasi serta perawatan rutin komponen lampu tenaga surya agar manfaatnya berkelanjutan.

4. Mendukung percepatan pembangunan infrastruktur desa yang ramah lingkungan di wilayah penyangga Ibukota Nusantara (IKN).

5. Meminimalisir risiko kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas di area pemukiman yang selama ini masih minim cahaya atau gelap gulita.

6. Mengoptimalkan potensi energi surya di wilayah Karang Joang sebagai solusi teknologi tepatguna dalam mengatasi keterbatasan jangkauan jaringan listrik konvensional.