Detail Pengabdian


Edukasi dan Penerapan Filtrasi Air Bersih dari Sumur Bor untuk Ketersediaan Air Bersih di Tempat Wisata Tanjung Gading (KM 12), RT 17, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara

Tahun 2026 Ketua: Ir. Bimo Aji Widyantoro, S.T., M.Eng. | Megan Afkasiga Ririhena, S.T., M.Arch. | Priyo Wibiosono, S.T., M.T PMMD
Edukasi dan Penerapan Filtrasi Air Bersih dari Sumur Bor untuk Ketersediaan Air Bersih di Tempat Wisata Tanjung Gading (KM 12), RT 17, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara

 

Ketersediaan air bersih merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kenyamanan pengunjung sekaligus mendukung operasional suatu kawasan wisata. Permasalahan inilah yang dihadapi oleh pengelola Wisata Tanjung Gading yang berlokasi di RT 17, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan. Air yang berasal dari sumur bor memiliki kondisi keruh, berwarna kekuningan, serta mengandung endapan sehingga kurang layak digunakan untuk kebutuhan sanitasi di kawasan wisata. Selain itu, promosi wisata juga masih dilakukan secara konvensional sehingga informasi mengenai fasilitas dan potensi wisata belum menjangkau masyarakat secara luas.

 

Berangkat dari kondisi tersebut, tim mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) melaksanakan program Inovasi Sosial berjudul "Edukasi dan Penerapan Filtrasi Air Bersih dari Sumur Bor untuk Ketersediaan Air Bersih di Tempat Wisata Tanjung Gading". Program ini bertujuan meningkatkan kualitas air bersih melalui penerapan teknologi filtrasi sederhana, sekaligus mendukung pengembangan kawasan wisata melalui penyediaan fasilitas sanitasi dan media promosi digital.

 

 

[GAMBAR-1] Proses Pembuatan Mesin CacahFoto Tim Pengabdian Bersama Masyarakat

 

 

Tahapan kegiatan diawali dengan survei lapangan untuk mengidentifikasi kondisi sumber air, sistem distribusi air, serta kebutuhan mitra. Selanjutnya tim melaksanakan edukasi kepada pengelola mengenai pentingnya pengelolaan air bersih dan sanitasi, prinsip kerja sistem filtrasi, serta cara pengoperasian dan pemeliharaan alat agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Sebagai pendukung keberlanjutan program, tim juga menyerahkan modul operasional dan pemeliharaan sistem filtrasi kepada pihak pengelola.

 

 

[GAMBAR-2] Opening Sosialisasi Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat

 

 

 

Tahapan utama program adalah pembuatan dan pemasangan dua unit sistem filtrasi air yang memanfaatkan media penyaring berupa kapas akuarium, karbon aktif, batu zeolit, dan pasir silika. Sistem filtrasi dirancang menggunakan material yang mudah diperoleh sehingga sederhana, ekonomis, dan mudah dirawat oleh masyarakat.

 

 

[GAMBAR-3] Desan Konsep Alat Filtrasi Air

 

 

Setelah melalui beberapa tahap pembuatan dan uji coba, sistem filter air kemudian dipasang dan menghasilkan air dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan sebelum proses penyaringan. Air yang sebelumnya keruh dan berwarna kekuningan menjadi lebih jernih sehingga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sanitasi di kawasan wisata. Selain pembangunan sistem filtrasi, tim juga memasang satu unit wastafel yang terhubung langsung dengan sistem penyaringan air. Kehadiran fasilitas ini memberikan kemudahan bagi pengunjung untuk mencuci tangan menggunakan air yang telah melalui proses filtrasi, sekaligus mendukung penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di kawasan wisata. Tim turut memberikan pendampingan kepada pengelola mengenai cara penggunaan dan perawatan wastafel agar fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang.

 

Sebagai bentuk penguatan pengelolaan wisata, tim juga mengembangkan website resmi Wisata Tanjung Gading sebagai media informasi dan promosi digital. Website tersebut memuat informasi mengenai profil wisata, fasilitas, harga sewa gazebo, galeri foto, hingga kontak pengelola yang telah terintegrasi dengan WhatsApp sehingga memudahkan calon pengunjung memperoleh informasi maupun melakukan pemesanan. Dengan adanya website ini, promosi wisata tidak lagi terbatas secara konvensional, tetapi dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas melalui platform digital.

 

 

[GAMBAR-4] Serah Terima Luaran Hasil Kegiatan Tim Pengabdian Kepada Mitra

 

 

Program pengabdian kepada masyarakat ini berhasil menghasilkan beberapa luaran utama, yaitu dua unit sistem filtrasi air, satu unit wastafel, website resmi Wisata Tanjung Gading. Seluruh luaran berupa Teknologi Tepat Guna (TTG) tersebut telah diserahterimakan kepada mitra sebagai bentuk komitmen agar program dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan secara mandiri. Melalui pelaksanaan program ini, kualitas air bersih di Wisata Tanjung Gading mengalami peningkatan sehingga lebih layak dimanfaatkan untuk kebutuhan sanitasi. Kehadiran wastafel turut meningkatkan kenyamanan pengunjung, sementara website menjadi sarana promosi digital yang memperluas akses informasi mengenai kawasan wisata. Sinergi antara penyediaan fasilitas fisik, edukasi kepada mitra, dan pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu mendukung pengelolaan Wisata Tanjung Gading secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan.

Tim Pengabdi

  1. Ir. Bimo Aji Widyantoro, S.T., M.Eng. (Perencanaan Wilayah dan Kota/ JTSP/ FPB/ ITK)
  2. Megan Afkasiga Ririhena, S.T., M.Arch. (Arsitektur/ JTSP/ FPB/ ITK)
  3. Priyo Wibiosono, S.T., M.T (Teknik Sipil/ JTSP/ FPB/ ITK)
  4. Rohim Shodiq Tri Mukti (Teknik Sipil/ JTSP/ FPB/ ITK)
  5. Danu Dzakwan Dwiprananda (Teknik Sipil/ JTSP/ FPB/ ITK)
  6. Muhammad Fauzi Rifaldi (Teknik Sipil/ JTSP/ FPB/ ITK)
  7. Panca Prayoga (Teknik Sipil/ JTSP/ FPB/ ITK)
  8. Chandra Steven Immanuel Sitompul (Perencanaan Wilayah dan Kota/ JTSP/ FPB/ ITK)
  9. Risma Triswanda Sukma (Perencanaan Wilayah dan Kota/ JTSP/ FPB/ ITK)
  10. Shabrina Cahyani (Perencanaan Wilayah dan Kota/ JTSP/ FPB/ ITK)
  11. Yuminsia Meldiktha (Perencanaan Wilayah dan Kota/ JTSP/ FPB/ ITK)
  12. Muhammad Irfan Santoro (Arsitektur/ JTSP/ FPB/ ITK)
  13. Shavira Anastesia (Arsitektur/ JTSP/ FPB/ ITK)

Manfaat Pengabdian

1. Meningkatkan kualitas air sumur bor sehingga lebih layak dimanfaatkan untuk kebutuhan sanitasi di kawasan Wisata Tanjung Gading.

2. Menyediakan dua unit sistem filtrasi air dan satu unit wastafel sebagai fasilitas pendukung kebersihan bagi pengelola maupun pengunjung.

3. Meningkatkan pengetahuan pengelola mengenai pengoperasian dan pemeliharaan sistem filtrasi sehingga program dapat berkelanjutan.

4. Menghadirkan website resmi Wisata Tanjung Gading sebagai media informasi dan promosi digital yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi serta melakukan pemesanan.

5. Mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan pengembangan kawasan Wisata Tanjung Gading secara berkelanjutan.