Balikpapan, 20 Juni 2026 — Institut Teknologi Kalimantan (ITK) terus mendorong kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan dan potensi yang berkembang di masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan PkM yang dilaksanakan oleh dosen ITK bersama tim mahasiswa di Perumahan Atlantic Village RT 63, Karang Joang, Balikpapan.
Kegiatan yang mengangkat tema “Inovasi Produk Lingkungan dan Penguatan Usaha Masyarakat untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi” ini diarahkan pada penguatan kapasitas masyarakat melalui pemanfaatan potensi lingkungan, pengembangan produk kreatif, pemahaman legalitas usaha, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pemasaran.

Kegiatan PkM melibatkan masyarakat dan pelaku usaha di lingkungan RT 63. Muh. Ikhsan Alif S., S.E., M.Sc. selaku dosen pembimbing dan bagian dari tim pelaksana PkM turut mengarahkan pelaksanaan kegiatan agar materi dan praktik yang diberikan dapat relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pendekatan yang digunakan tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga praktik langsung dan diskusi interaktif bersama warga.
Salah satu kegiatan utama dalam PkM ini adalah pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dengan memanfaatkan minyak jelantah. Pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk kreatif menjadi salah satu pendekatan yang diperkenalkan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan limbah sekaligus melihat peluang pemanfaatannya menjadi produk yang memiliki nilai guna dan potensi ekonomi.

Melalui praktik tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai proses pembuatan produk, tetapi juga diajak melihat keterkaitan antara pengelolaan lingkungan dengan peluang pengembangan usaha berbasis kreativitas dan sumber daya yang tersedia di sekitar masyarakat.
Selain aspek produksi, tim PkM juga memberikan edukasi mengenai legalitas usaha, meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB), Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan sertifikasi halal. Materi ini diberikan untuk memperkenalkan kepada masyarakat pentingnya aspek legalitas dalam membangun dan mengembangkan usaha secara lebih terarah.
Penguatan berikutnya dilakukan melalui materi pemasaran digital dengan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Masyarakat diperkenalkan pada pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung aktivitas promosi produk melalui media sosial. Dengan demikian, pengembangan usaha tidak hanya diarahkan pada kemampuan menghasilkan produk, tetapi juga pada kesiapan masyarakat dalam membangun identitas dan memasarkan produk melalui kanal digital.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, tim PkM ITK berupaya menghadirkan pendekatan pemberdayaan yang mengintegrasikan pengelolaan lingkungan, inovasi produk, penguatan legalitas usaha, dan pemasaran digital. Integrasi beberapa aspek tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi awal bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki secara lebih produktif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan produk pada saat pelaksanaan, tetapi juga memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dapat dikembangkan lebih lanjut oleh masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, PkM diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya ITK dalam memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal.
Bagi ITK, kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menghadirkan kontribusi akademik yang dapat diterapkan secara langsung di tengah masyarakat. Ke depan, kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga potensi lokal tidak hanya dikenali, tetapi juga dapat diolah menjadi berbagai inisiatif produktif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.