Detail Pengabdian


Budidaya Azolla Didorong sebagai Alternatif Pakan Ternak di RT. 18 Karang Joang

Tahun 2026 Ketua: Meidi Arisalwadi, S.Si., M.Si. | Harrys Samosir, M.Sc | Muhammad Imron Zamzani, S.T,.M.T | PMMD
Budidaya Azolla Didorong sebagai Alternatif Pakan Ternak di RT. 18 Karang Joang

Balikpapan – Masyarakat RT. 18 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, mulai diperkenalkan dengan budidaya Azolla sebagai alternatif pakan tambahan ternak melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Kegiatan ini menjadi bagian dari program PMMD, Pengenalan budidaya Azolla dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memberikan pilihan sumber pakan tambahan yang dapat dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat. Program ini dilatarbelakangi oleh tingginya perhatian peternak terhadap biaya pakan. Berdasarkan hasil identifikasi awal, sebanyak 88,9% responden menyadari bahwa biaya pakan merupakan salah satu pengeluaran terbesar dalam kegiatan peternakan, sementara seluruh responden menyatakan tertarik memanfaatkan sumber pakan alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap pakan pabrikan. Sebelum kegiatan dilaksanakan, pengetahuan masyarakat mengenai Azolla masih relatif rendah. Berdasarkan hasil kuesioner terhadap sembilan peternak mitra, hanya 44,4% responden yang pernah mendengar atau mengetahui Azolla, sedangkan 55,6% lainnya belum mengenal tanaman tersebut. Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar tim pengabdian untuk memperkenalkan Azolla sebagai alternatif pakan tambahan yang dapat dikembangkan oleh masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi mengenai pemanfaatan Azolla, tetapi juga memperoleh bibit Azolla untuk dikembangkan lebih lanjut. Pemberian bibit menjadi langkah awal agar masyarakat dapat mengenal tanaman tersebut secara langsung sekaligus mulai mencoba pengembangannya di lingkungan masing-masing.Budidaya Azolla diarahkan sebagai salah satu bentuk pemanfaatan sumber daya lokal dalam mendukung kebutuhan pakan ternak. Dalam laporan kegiatan, pengembangan Azolla secara mandiri juga menjadi bagian dari rencana keberlanjutan program setelah kegiatan pengabdian selesai. Pengembangan budidaya Azolla menjadi penting karena program pengabdian tidak hanya diarahkan pada pemberian bantuan fisik, tetapi juga pada peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola kebutuhan pakan ternak secara lebih berkelanjutan.Masyarakat didorong untuk mengembangkan bibit Azolla yang telah diberikan sehingga manfaatnya tidak berhenti pada saat kegiatan berlangsung (gambar 1). Dengan pengembangan secara mandiri, Azolla diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pakan tambahan yang dapat dimanfaatkan bersama bahan pakan lainnya. Program ini juga mengombinasikan pengenalan Azolla dengan teknologi pengolahan pakan berupa mesin pencacah. Sebanyak tiga unit mesin pencacah pakan telah dibuat dan diserahkan kepada masyarakat, sehingga peternak memiliki dukungan teknologi dalam proses pengolahan bahan pakan.

 

[GAMBAR-1] Budidaya Azolla di RT. 18 Karang Joang

 

Pengenalan Azolla memperoleh respons positif dari peternak. Setelah kegiatan sosialisasi dilakukan, 100% responden menyatakan pemahaman mereka mengenai pengelolaan pakan ternak mengalami peningkatan. Sebanyak 66,7% responden menyatakan pemahamannya meningkat, sedangkan 33,3% menyatakan sangat meningkat. Ketertarikan masyarakat terhadap inovasi juga sangat tinggi. Seluruh responden menyatakan berminat menerapkan inovasi yang diperkenalkan. Ketika diberikan pilihan antara mesin pencacah pakan dan Azolla, seluruh peserta memilih keduanya. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat melihat Azolla dan teknologi pengolahan pakan sebagai dua inovasi yang dapat saling melengkapi. Ke depan, budidaya Azolla akan menjadi salah satu fokus keberlanjutan kegiatan. Masyarakat diharapkan dapat terus mengembangkan Azolla secara mandiri sehingga tanaman yang telah diberikan tidak hanya digunakan dalam jangka pendek, tetapi dapat diperbanyak dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.Tim pengabdian juga merencanakan pengembangan kegiatan melalui pendampingan pengelolaan pakan, pemanfaatan sumber daya lokal, serta pengembangan budidaya Azolla secara mandiri oleh masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, budidaya Azolla diharapkan menjadi langkah awal menuju pengelolaan pakan ternak yang lebih mandiri di RT. 18 Kelurahan Karang Joang. Selain meningkatkan pengetahuan peternak mengenai sumber pakan alternatif, kegiatan ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan sumber pakan tambahan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Tim Pengabdi

  1. Muhammad Nuur Syabandi
  2. AjiMuhammad Ananta Jundi
  3. Satrio Putra Hamdani
  4. Theofilus Ariel Sumual
  5. Taufiq Asdam Saputra
  6. Yustiara Sampe Manggoali
  7. Afriza Akbar Ardiansyah
  8. Melky Juli Kurniawan Silalahi

Manfaat Pengabdian

1. Meningkatkan pengetahuan peternak mengenai Azolla sebagai alternatif pakan tambahan ternak.

2. Mengenalkan teknik budidaya Azolla agar dapat dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat.

3. Menambah pilihan sumber pakan alternatif selain pakan pabrikan.

4. Mendorong kemandirian peternak dalam memenuhi kebutuhan pakan ternak.

5. Mengurangi ketergantungan terhadap pakan komersial yang menjadi salah satu komponen biaya terbesar dalam peternakan.

6. Mendorong pemanfaatan sumber daya lokal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.