Tim peneliti Institut Teknologi Kalimantan (ITK) yang diketuai oleh M. Ihsan Alfani Putera, S.Tr.Kom., M.Kom., yang dilaksanakan oleh mahasiswa sistem informasi Muhammad Alif Setiawan mengembangkan inovasi teknologi berupa Knowledge Management System (KMS) berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung transformasi digital pelayanan perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan. Penelitian ini dilaksanakan melalui skema Riset Hilirisasi Tahun 2026 sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan pemerintah daerah dan masyarakat.
Pengembangan sistem ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengelolaan informasi perizinan yang lebih efektif, mengingat dokumentasi standar pelayanan masih tersebar dalam berbagai dokumen digital seperti PDF dan Excel. Melalui penerapan KMS, informasi mengenai persyaratan, dasar hukum, biaya, waktu pelayanan, produk layanan, klasifikasi KBLI, dan tingkat risiko perizinan dapat dikelola secara lebih terstruktur dan mudah diakses.
Inovasi utama penelitian ini terletak pada integrasi teknologi Chatbot AI dengan pendekatan Retrieval-Augmented Generation (RAG) yang dirancang untuk membantu pengguna memperoleh informasi perizinan secara interaktif dan kontekstual berdasarkan data standar pelayanan yang tersedia. Sistem ini juga dilengkapi katalog layanan digital dan panel administrasi untuk mendukung pengelolaan serta pembaruan informasi oleh petugas DPMPTSP.
Melalui pengembangan aplikasi ini, diharapkan proses pencarian dan penyampaian informasi perizinan menjadi lebih cepat, akurat, konsisten, dan transparan. Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, sistem ini juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja petugas pelayanan dalam memberikan informasi yang dibutuhkan.
Penelitian ini merupakan salah satu bentuk dukungan ITK terhadap implementasi Smart Governance dan penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kota Balikpapan. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, inovasi ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pengembangan KMS berbasis AI ini sekaligus menegaskan komitmen Institut Teknologi Kalimantan dalam mendorong hilirisasi hasil penelitian yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah, khususnya dalam percepatan transformasi digital pemerintahan di Kalimantan Timur.
Hasil dan Dampak
Hasil:
• Pengembangan aplikasi KMS berbasis AI untuk pengelolaan informasi perizinan.
• Integrasi Chatbot AI sebagai asisten virtual pelayanan informasi.
• Digitalisasi katalog standar pelayanan perizinan secara terpusat.
• Pengembangan panel administrasi untuk pengelolaan dan pembaruan informasi.
• Penguatan kolaborasi riset terapan antara ITK dan DPMPTSP Kota Balikpapan.
Dampak:
• Mendorong peningkatan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik.
• Mempermudah akses masyarakat terhadap informasi perizinan.
• Mendukung transparansi dan konsistensi informasi pelayanan.
• Mempercepat transformasi digital menuju Smart Governance.
• Mendorong hilirisasi inovasi penelitian ITK yang bermanfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Kesimpulan
Pengembangan Knowledge Management System (KMS) berbasis AI pada DPMPTSP Kota Balikpapan merupakan inovasi digital yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses informasi pelayanan perizinan. Penelitian ini menjadi bentuk kontribusi nyata Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dalam mendukung transformasi digital pemerintahan, penerapan Smart Governance, serta hilirisasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

