ITK Tuan Rumah Final Meeting JST Nexus 2026, Perkuat Kolaborasi Riset Internasional di Bidang Sains dan Teknologi
Balikpapan, 20 Oktober 2026 — Institut Teknologi Kalimantan (ITK) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Final Meeting JST Nexus 2026 yang mempertemukan empat perguruan tinggi, yaitu ITK, Saga University, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Borneo Tarakan (UBT). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan akademisi dari keempat perguruan tinggi untuk mempresentasikan hasil penelitian, bertukar gagasan, serta memperkuat kolaborasi riset di bidang sains dan teknologi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang ditandai dengan sambutan dari perwakilan masing-masing perguruan tinggi. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia Final Meeting JST Nexus 2026, Dr. Eng. Yunita Triana, yang juga menjabat sebagai Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITK. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta sekaligus memperkenalkan rangkaian kegiatan yang akan berlangsung. Beliau juga menekankan pentingnya forum ini sebagai ruang untuk berbagi hasil penelitian, bertukar pengetahuan, dan mempererat kolaborasi antarperguruan tinggi.
Selanjutnya, Rektor ITK, Prof. Dr. Eng. Agus Rubiyanto, S.T., M.Sc., menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Prof. Masato Tominaga selaku General Director JST NEXUS Program dari Saga University, Dr. Tri Paus Hasiholan Hutapea, S.Si., M.Si., dosen Universitas Borneo Tarakan, serta Dr. Kartika Anoraga M., M.Si., dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Melalui sambutan tersebut, masing-masing perwakilan perguruan tinggi menyampaikan dukungan terhadap penguatan kolaborasi riset dan pertukaran pengetahuan sebagai bagian dari pengembangan kerja sama internasional.

Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pertukaran plakat dan suvenir oleh perwakilan ITK, Saga University, ITS, dan UBT. Pertukaran ini menjadi simbol apresiasi dan penghargaan antarlembaga sekaligus mempererat hubungan kemitraan yang telah terjalin di antara keempat perguruan tinggi.

Usai sesi pembukaan, kegiatan berlanjut ke poster presentation yang menampilkan hasil penelitian mahasiswa ITK dari Program Studi Teknik Material dan Metalurgi (TMM). Beragam topik diangkat dalam sesi ini, mulai dari teknologi baterai, pemanfaatan biomassa, inovasi biobriket, hingga sensor elektrokimia. Melalui presentasi poster, mahasiswa berkesempatan menjelaskan hasil dan potensi penerapan penelitian mereka sekaligus berdiskusi dengan peserta lain mengenai inovasi yang dikembangkan.

Selain melalui media poster, pertukaran gagasan ilmiah juga berlangsung dalam sesi oral presentation yang diikuti oleh mahasiswa dari ITK, ITS, UBT, dan Saga University. Dalam sesi ini, para peserta memaparkan hasil penelitian yang berfokus pada sensor elektrokimia dan teknologi baterai. Presentasi dilanjutkan dengan diskusi yang memungkinkan peneliti saling berbagi perspektif, memperkaya pemahaman, serta mengenal pendekatan penelitian yang dikembangkan oleh masing-masing perguruan tinggi.
Sebagai bentuk apresiasi atas hasil penelitian dan kemampuan peserta dalam mengomunikasikan temuan ilmiahnya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan Best Poster Presentation dan Best Oral Presentation oleh Prof. Masato Tominaga selaku General Director JST NEXUS Program. Penilaian untuk kedua kategori tersebut dilakukan oleh Prof. Masato Tominaga dari Saga University dan Dr. Kartika Anoraga M., M.Si., dari ITS.
Pada kategori Best Poster Presentation, juara pertama diraih oleh Stevan Varry Lepa dan Zihan Nur Auliah dari ITK, sedangkan juara kedua diraih oleh Kezia Windiana, Fitri Karimi Ramadhani, dan Chardia Nur Anisa. Sementara itu, pada kategori Best Oral Presentation, juara pertama diraih oleh Ananda Maharani Bachtiar dari ITS, juara kedua oleh Muhammad Rafli, Raif Novwan, dan Emmanuella Juidith Ginting, juara ketiga oleh Aslam dan Abyant, serta juara keempat oleh Winardi Dian Wahyu Pratama, Fransiscus, dan Anggun Nurqoirun Nisa. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas capaian peserta sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan penelitian dan inovasi yang berkualitas.
Melalui penyelenggaraan Final Meeting JST Nexus 2026, ITK tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi riset lintas perguruan tinggi. Pertemuan ini diharapkan dapat mendorong keberlanjutan kerja sama antara ITK, Saga University, ITS, dan UBT serta membuka peluang bagi pengembangan penelitian dan inovasi yang berkontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.